Olahraga

Selepas Olimpiade, Pebulutangkis Dinanti Piala Sudirman dan Thomas-Uber

Piala Sudirman akan digelar di Vantaa, Finlandia, 23 September-3 Oktober, sementara Piala Thomas & Uber akan dihelat di Aarhus, Denmark, 9-17 Oktober.


Selepas Olimpiade, Pebulutangkis Dinanti Piala Sudirman dan Thomas-Uber

AKURAT.CO, Keberhasilan pasangan ganda putri bulutangkis Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 memang patut dirayakan. Namun, bagi para pebulutangkis nasional, mereka tidak bisa "berleha-leha" karena sejumlah tugas besar telah menanti.

Bulan depan, atau tepatnya dimulai pada 23 September nanti, mereka yang tampil di Tokyo akan turun untuk Piala Sudirman 2021. Turnamen beregu campuran antar negara ini akan digelar di Vantaa, Finlandia.

Hanya berselang sepekan selepas Piala Sudirman, penghuni Pelatnas PBSI bakal langsung terbang ke Aarhus, Denmark, untuk berjuang merebut supremasi bulutangkis dunia di Piala Thomas dan Uber. Kejuaraan beregu putra dan putri antar negara ini akan dilakukan pada 9-17 Oktober 2021.

Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna, meminta atlet yang belum berhasil di Olimpiade Tokyo hendaknya membalas kegagalan mereka di dua ajang tersebut. Piala Sudirman dan Thomas-Uber adalah nilai yang sepadan untuk membayar kekalahan dan mengembalikan motivasi.

"Saya katakan bahwa kita cuma punya waktu yang sebentar untuk beristirahat karena khusus olahraga bulutangkis kita harus mempersiapkan diri untuk turnamen internasional yang akan digelar dalam waktu dekat ini. Yaitu Piala Sudirman dan Piala Thomas-Uber. Kita punya ambisi besar untuk mendapatkannya," kata Agung di sela penyambutan kepulangan atlet Olimpiade Tokyo di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Banten, Rabu (4/8) malam, sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.

"Saya menyampaikan kepada teman-teman yang belum beruntung di Olimpiade, turnamen selanjutnya adalah saatnya untuk revans. Jadi mari kita persiapkan sebaik-baiknya, kita evaluasi sebaik-baiknya. Semoga lambang supremasi bulutangkis itu bisa kembali tahun ini."

Akan halnya Greysia/Apriyani yang menorehkan sejarah dengan menjadi pasangan ganda putri pertama yang menyumbangkan emas di olimpiade, misi yang sama juga bakal diemban di Piala Sudirman dan Thomas-Uber. Pasalnya, Indonesia bisa dibilang sudah "terlalu lama" tak merengkuh trofi dua kejuaraan antar negara tersebut.

Untuk Piala Sudirman, Indonesia baru meraih satu gelar sejak kali pertama dihelat di Istora Senayan, Jakarta, pada 1989. Setelah itu, Indonesia hanya bisa menjadi runner-up enam kali di mana China mendominasi dengan meraih sebelas gelar dari 17 kali perhelatan.

Adapun di Piala Thomas dan Uber yang sangat sakral, Indonesia sudah sepi dari trofi selama 18 tahun. Terakhir Indonesia merebut Piala Thomas pada 2004 sementara Piala Uber lebih lama lagi sejak Susy Susanti dan tim meraih gelar terakhir pada 1996.[]