Entertainment

Selebgram Herlin Kenza Ditetapkan Tersangka Terkait Kasus Kerumunan di Pasar

Kini toko grosi terkait disegel dan dipasang garis polisi


Selebgram Herlin Kenza Ditetapkan Tersangka Terkait Kasus Kerumunan di Pasar
Selebgram Herlin Kenza (Instagram/herlinkenza)

AKURAT.CO, Selebgram Herlin Kenza sudah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus Kekarantinaan kesehatan, yang merupakan tindakan pidana. 

Selain itu, pemilik tempat usaha yang mengizinkan adanya kerumunan di Pasar Inpres Lhoksemawe, Aceh juga ditetapkan Kemudian pemilik tempat usaha yang menyebabkan kerumunan di Pasar Inpres Lhokseumawe, Aceh juga ditetapkan menjadi tersangka, karena melanggar UU Kekarantinaan Kesehatan.

Penetapan tersangka itu setelah penyidik memeriksa dua terduga pelaku dan delapan orang saksi, termasuk satu ahli.  

Penetapan tersangka pada Herlin Kenza dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy belum lama ini. Lanjut Winardy dari hasil pemeriksaan bahwa tersangka melanggar pasal 93 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 Jo pasal 55 KUHP.

"Sudah ditetapkan tersangka berdasarkan pemeriksaan, baik terduga pelaku maupun saksi-saksi, termasuk satu ahli hukum pidana," kata Winardy saat dikonfirmasi, Sabtu (24/7/2021).

Sementara itu toko grosir yang didatangi Herlin Kenza saat ini telah disegel dan dipasang garis polisi oleh Personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Lhokseumawe, serta Personel Polres Lhokseumawe.

Penyegelan tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan Wali Kota Lhokseumawe Nomor 44 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 dan Surat Edaran Wali Kota Lhokseumawe Nomor :100/266/2020, perihal menutup/pembatasan sementara tempat keramaian.

"Kalau dilihat dari dua dasar hukum tersebut, secara jelas toko grosir itu telah melakukan pelanggaran terhadap peraturan yang telah ditetapkan pemerintah setempat," jelas Winardy.

Penyegelan toko grosir terhitung mulai 23 Juli 2021 sampai dengan batas waktu yang belum ditetapkan.

Sebelumnya diketahui, peristiwa kerumunan terjadi pada Jumat (16/7) lalu di toko grosir karena menyelenggarakan kegiatan giveaway. Salah satu syarat bagi yang mendapatkan giveaway adalah hadir di lokasi sekitar jam 2 siang.

Dalam poster kegiatan, disebutkan bahwa selebgram Herlin Kenza akan turut hadir untuk memeriahkan acara.

Namun belum ada pernyataan dari pihak selebgram Herlin Kenza untuk memberikan tanggapan terkait kasus kerumunan ini.[]