News

Selandia Baru Berpesta, 50 Ribu Orang Nonton Konser Rock Tanpa Jaga Jarak

Puluhan ribu orang memenuhi stadion terbesar di Auckland pada Sabtu (24/4) untuk menonton konser band Six60 tanpa jaga jarak.


Selandia Baru Berpesta, 50 Ribu Orang Nonton Konser Rock Tanpa Jaga Jarak
Konser band Six60 pada Sabtu (24/4) disaksikan lebih dari 50 ribu orang di Auckland tanpa jaga jarak. (Foto: Associated Press)

AKURAT.CO, Saat belahan dunia lainnya mengisolasi diri, Selandia Baru justru berpesta!

Dilansir dari New York Post, lebih dari 50 ribu orang berkumpul untuk menonton konser rock besar-besaran di negara tersebut. Apalagi, konser itu bebas protokol jarak sosial setelah COVID-19 di sana nyaris musnah berkat kebijakan yang ketat.

Band Six60 telah tampil di hadapan banyak orang di seluruh kota. Tur terakhir pada Sabtu (24/4) di stadion terbesar Auckland pun disebut-sebut sebagai konser terbesar di dunia sejak pandemi dimulai.

Saat konser, band ini juga memberikan penghormatan kepada musisi militer dan mengundang pemusik Maori untuk bergabung dengan mereka di atas panggung untuk musik yang dinyanyikan dalam bahasa pribumi.

"Kami tahu bagaimana rasanya terkunci. Itu menyebalkan. Dan entah kami bisa tampil lagi atau tidak. Namun, kami beruntung berada di sini, di Selandia Baru," kata vokalis Matiu Walters sebelum pertunjukan.

Antusiasme serupa juga diungkapkan gitaris Ji Fraser.

"Sungguh menakjubkan melihat betapa hebohnya orang-orang. Senang rasanya melihat mereka keluar dan menonton musik live, melihat mereka terlepas dari tahun yang panjang dan brutal. Ini sangat istimewa," komentarnya.

Associated Press

Seorang penggemar asal Inggris yang kenyang dengan pembatasan selama setahun terakhir pun merasa pengalaman itu bagai mimpi.

"Sangat penting bagi kita sebagai manusia untuk bisa berkumpul dan menyanyikan lagu bersama-sama. Ini membuat kami merasa seperti kami menjadi bagian dari sesuatu," ungkap Lucy Clumpas.

Namun, tak semua orang senang dengan ingar bingar ini. Mantan Perdana Menteri Helen Clark menilai pertunjukan itu mewakili gangguan kebisingan di rumah.

"Tapi masyarakat menginginkannya. Six60 ini untuk semua orang. Mungkin jika ia juga datang dan menikmatinya sendiri, ia akan berubah pikiran," ujar Walters.

Menurut Worldometers, hanya 26 orang meninggal karena virus corona di Selandia Baru.[]

 

Ahada Ramadhana

https://akurat.co