Lifestyle

Selamat Hari Lupus Sedunia, Mari Ketahui Penyakit yang Pernah Diidap Sama Selena Gomez

Hari Lupus Sedunia atau World Lupus Day selalu diperingati pada tanggal 10 Mei setiap tahunnya. Selena Gomez pernah mengidap penyakit ini


Selamat Hari Lupus Sedunia, Mari Ketahui Penyakit yang Pernah Diidap Sama Selena Gomez
Selena Gomez pernah mengidap lupus kulit pada 2014 (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Hari Lupus Sedunia atau World Lupus Day selalu diperingati pada tanggal 10 Mei setiap tahunnya. Peringatan World Lupus Day 2021 bertujuan mempertemukan komunitas lupus seluruh dunia dan orang-orang yang terkena dampak penyakit ini.

Selain itu, World Lupus Day Internasional mengajak masyarakat memahami apa itu penyakit lupus dan mengundang seluruh masyarakat untuk bekerja sama memahami penyakit lupus lebih dalam dan menyebarkannya di media sosial dengan ucapan hingga poster.

"Kami mengundang semua orang di seluruh dunia untuk berpartisipasi mengenalkan Lupus di media sosial pada Hari Lupus Sedunia tahun ini. Hanya dengan bekerja sama, kita akan mengangkat lupus sebagai prioritas kesehatan internasional sehingga mendapat perhatian,” ujar pihak World Lupus Day International, dalam website resminya worldlupusday.org, dikutip Akurat.co pada Senin, (10/5/2021).

Hari Lupus Sedunia ini awalnya dibuat oleh komunitas Lupus Kanada pada tahun 2004 untuk meningkatkan kesadaran akan penyakit yang jarang diketahui orang ini. Awalnya, World Lupus Day diselenggarakan oleh komunitas lupus dari tiga belas negara.

Kala itu, mereka meminta pemerintah di berbagai negara untuk meningkatkan dana penelitian penyakit lupus, menyediakan layanan pasien lupus yang lebih baik, meningkatkan data epidemiologi serta meningkatkan kesadaran masyarakat soal lupus.

Apa itu lupus?

Lupus atau lupus eritematosus adalah penyakit autoimun kronis yang menyebabkan peradangan di beberapa bagian tubuh seperti kulit, sendi, ginjal, hingga otak. Lupus bisa dialami oleh siapa saja, tetapi lebih sering dialami oleh wanita. Wanita pada usia produktif paling rentan terkena penyakit ini.

Pada kondisi normal, sistem imun akan melindungi tubuh dari infeksi atau cedera. Namun, saat seseorang mengalami penyakit lupus, sistem imun justru menyerang sel, jaringan, dan organ tubuh yang sehat.

Lupus memiliki beberapa jenis, yaitu SLE (systemic lupus erythematosus), cutaneus lupus (lupus pada kulit), drug induced lupus (lupus akibat obat), dan neonatal lupus.

Ada kemungkinan juga bahwa lupus dapat terjadi akibat kombinasi genetika dan faktor lingkungan. Orang dengan cenderung terkena lupus dan dapat terserang penyakit tersebut ketika bersentuhan dengan sesuatu yang ada di lingkungan yang dapat memicu lupus.

Berikut ini beberapa pemicu potensial lupus antara lain sinar matahari, infeksi dan beberapa jenis obat seperti obat tekanan darah, obat anti-kejang dan antibiotik.

Selain faktor pemicu di atas, terdapat juga faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena lupus ialah ras. Lupus merupakan penyakit yang lebih umum terjadi pada orang-orang ras Afrika-Amerika, Hispanik, dan Asia-Amerika.

Salah satu contoh kasus lupus yang mendapat sorotan dunia adalah lupus kulit pada Selena Gomez asal Amerika Serikat, pada 2014. Solois itu bahkan harus rehat sejenak dari karier menyanyinya dan baru kembali berkarier pada 2017, setelah mendapatkan donor ginjal dari sahabatnya, Francia Raisa.[]

Bonifasius Sedu Beribe

https://akurat.co