News

Selain Tutup Terminal, Wagub DKI Akan Awasi Jalur Tikus untuk Cegah Mudik

Selain Tutup Terminal, Wagub DKI Akan Awasi Jalur Tikus untuk Cegah Mudik
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahamad Riza Patria (AKURAT.CO/Yohanes Antonius )

AKURAT.CO, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pengawasan ketat untuk mencegah warga mudik lebaran 2021.

Selain menutup tiga terminal bus AKAP, aparat juga bakal dikerahkan mengawasi jalur alternatif yang bisa saja dilewati warga ketika pulang kampung jelang Idul Fitri nanti.

"Ya soal mudik kan itu sudah diatur oleh Dishub dan aparat dan sisi lainnya mengatur agar tidak ada lagi celah celah bagi mereka yang ingin  mudik apalagi lewat jalur jalur tikus," kata Ariza, sapan akrabnya, di  Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat Jumat (9/4/2021).

baca juga:

Menurut Ariza, antisipasi mudik lebaran untuk mencegah penularan Covid-19 pada lebaran tahun ini sudah sudah dipikirkan jauh-jauh hari, mengingat pada liburan sebelumnya, penularan corona di Ibu Kota cenderung naik signifikan.

"Itu sudah diantisipasi," tuturnya. 

Kendati demikian, Politisi  Gerindra ini mengatakan, larangan mudik ini juga  mesti dibarengi dengan kesedaran masyarakat. Untuk pihaknya saat ini mulai  gencar mengkampanyekan larangan  mudik kepada warga dan terus mengedukasi masyarakat tentang  bahaya penyakit menular corona.  

"Namun demikian yang paling penting adalah kesadaran warga sendiri bukannya kita membatasi dalam arti menutup pintu yang penting kita ingin ada kesadaran. Sekalipun pintunya terbuka tapi kalau kesadaran masyarakat lebih baik itu jauh lebih baik lebih mulia ada kesadaran," ucapnya. 

Lebih lanjut, Ariza  meminta warganya untuk menahan diri untuk tidak pulang kampung pada Idul Fitri tahun ini. Silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman bisa dilakukan lewat cara lain, misalnya secara virtual lewat aplikasi panggilan video.

Menurunnya mobilitas warga di luar rumah ketika kegiatan pulang kampung massal ini sangat beresiko terhadap penularan corona.  Selain membawa bahaya bagi keluarga di kampung halaman, para pemudik juga bisa mengacaukan kurva corona Jakarta mulai melandai. Untuk itu dia meminta warga Jakarta tetap berada di rumah pada masa jelang lebaran nanti.

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu