Olahraga

Selain Syabda, Siapa Lagi Pebulutangkis Tunggal Putra Potensial Indonesia?

Pelatnas PBSI setidaknya punya empat pemain junior di sektor tunggal putra.


Selain Syabda, Siapa Lagi Pebulutangkis Tunggal Putra Potensial Indonesia?
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Syabda Perkasa Belawa, ketika beraksi untuk Indonesia di Piala Thomas 2022 di Bangkok, Thailand, Rabu (11/5). (PBSI)

AKURAT.CO, Kemunculan Syabda Perkasa Belawa sebagai pemain penentu dalam kemenangan Indonesia atas Korea Selatan di penyisihan terakhir Piala Thomas 2022 memberikan indikasi regenerasi yang positif di sektor tunggal putra bulutangkis Indonesia.

Namun, Syabda hanyalah satu dari sekian nama baru yang diperkirakan akan mewarnai skuat tunggal putra Indonesia.

Nama Syabda Perkasa Belawa belakangan memang jadi perbincangan, terutama buat para penggemar bulutangkis Tanah Air.

baca juga:

Pasalnya, tunggal putra berusia 20 tahun tersebut sukses menjadi penentu kemenangan tim Thomas Indonesia, saat menghadapi Korea di babak penyisihan Grup A Piala Thomas 2022.

Syabda Perkasa yang merupakan Lulusan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2013 itu mampu menang atas wakil Korea, Yun Gyu Lee, dengan skor 21-14, 11-21, 21-16.

Kemenangan Syabda membawa tim Thomas Indonesia unggul 3-2 atas Korea, dan sekaligus menjadikan timnya keluar sebagai juara Grup A.

Selain jadi pahlawan kemenangan tim Thomas Indonesia, nama Syabda Perkasa juga kian diperbincangkan usai fakta bahwa dirinya merupakan debutan di turnamen kali ini.

Secara statistik prestasi, Syabda Perkasa terbilang sangat impresif dengan berhasil meraih beberapa gelar juara di level Sirnas serta Junior International Series.

Dilansir dari laman PBSI, diketahui bahwa Syabda Perkasa pernah menjuarai superliga junior di kategori beregu putra tahun 2018, Pembangunan Jaya Cup Junior (beregu campuran).

Serta di ajang Djarum Sirnas Bali Open 2018, Jakarta International series 2019, BWF World Junior Mixed Team Championship, Piala Suhandinata 2018 hingga medali perak PON XX Papua 2021.

Selain Syabda Perkasa, sejatinya ada beberapa tunggal putra muda Indonesia lain yang memiliki prestasi gemilang dan berpotensi jadi tumpuan skuat Merah Putih di ajang BWF.

Lantas siapa sajakah mereka? Berikut INDOSPORT.com coba merangkum serta mengulas:

Christian Adinata

Nama pertama adalah Christian Adinata. Pebulutangkis berusia 20 tahun tersebut sempat mencuri perhatian setelah tampil mewakili Indonesia di ajang Badminton Asia Team Championship 2022.

Di kompetisi tersebut, Christian Adinata jadi penentu kemenangan tim bulu tangkis putra Indonesia saat menghadapi Korea Selatan di babak penyisihan Grup A.

Menghadapi Jeong Min Sun, tunggal putra kelahiran Pati tersebut mampu menunjukkan menta juara usai bangkit dari ketertinggalan 3-11 pada gim pertama jadi kemenangan 21-19.

Di level internasional, Christian Adinata berhasil menjadi runner up pada Yonex Junior International 2019 dan Yonex Sunrise India Junior International 2018.

Christian juga meraih peringkat kedua dalam gelarna OUE Singapore Youth International Series serta mencetak posisi ketiga di Bahrain International Challenge 2021.

Bobby Setiabudi

Pebulutangkis muda Indonesia, Bobby Setiabudi, mencuri perhatian saat membawa Indonesia menjuarai ajang beregu Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2019 di Kazan, Rusia.

Di babak semifinal, Bobby membuat kejutan dengan mengalahkan tunggal putra junior terbaik dunia asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn.

Sebagai informasi, Kunlavut Vitidsarn merupakan tunggal putra Thailand yang mampu meraih tiga gelar Juara Dunia serta dua medali emas Asian Junior Championships.

Masih berusia 21 tahun, Bobby Setiabudi sukses raih sejumlah prestasi di ajang BWF International Challenge serta BWF Junior International.

Tercatat, pebulutangkis kelahiran Situbondo ini pernah naik podium pertama ajang Malaysia Junior International di tahun 2019 serta Bahrain International tahun 2021.

Keberadaan Bobby Setiabudi menjadi harapan baru dan sekaligus membuktikan kalau regenerasi tunggal putra Indonesia tidak pernah putus.

Chico Aura Dwi Wardoyo

Terakhir adalah Chico Aura Dwi Wardoyo. Tunggal putra kelahiran Papua berusia 23 tahun tersebut sempat jadi perbincangan usai membuat kejutan dengan mengalahkan mantan pebulutangkis nomor 1 dunia asal Jepang, Kento Momota.

Dalam pertemuan di babak pertama Badminton Asia Championship 2022, Chico Aura Dwi Wardoyo berhasil mengalahkan Kento Momota dengan skor 17-21, 21-17 dan 21-7.

Sebelum buat kejutan di Badminton Asia Championship 2022, Chico Aura Dwi Wardoyo juga sempat bersinar dengan meraih gelar runner-up kejuaraan dunia bulu tangkis junior 2016.

Saat itu, Chico Aura Dwi Wardoyo kalah dari wakil China, Sun Feixiang dengan skor 19-21 dan 12-21 dalam perebutan gelar juara.

Chico Aura Dwi Wardoyo juga masuk dalam skuat Timnas Indonesia dalam gelaran Piala Thomas tahun 2020 lalu.

Turun dalam satu laga di babak penyisihan grup kontra Aljazair, Chico Aura Dwi Wardoyo berhasil membantu Timnas Indonesia melangkah ke partai final dan jadi juara usai mengalahkan China dengan skor 3-0.[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com