Rahmah

Selain Halimah As Sa'diyah, Ini Perempuan-perempuan Mulia Pemberi ASI kepada Rasulullah SAW

Halimatus Sa'diyah menjadi perempuan yang paling lama menyusui Nabi SAW.


Selain Halimah As Sa'diyah, Ini Perempuan-perempuan Mulia Pemberi ASI kepada Rasulullah SAW
Ilustrasi - Perempuan masa Nabi (Tangkapan Layar Youtube Berita Islam)

AKURAT.CO Pada zaman dulu, di kalangan masyarakat Arab, seorang bayi yang dilahirkan tidak hanya disusui oleh satu perempuan. Hal tersebut ternyata terjadi kepada Nabi Muhammad SAW saat masih balita.

Menurut sebagian riwayat menyebutkan bahwa ada lima perempuan yang memberikan ASI kepada Nabi Muhammad SAW. Mereka adalah Siti Aminah (ibu kandung Nabi SAW), Tsuwaibah (budak perempuan paman Nabi SAW, Abu Lahab), Ummu Aiman, Barakah Al-Habsyiyah dan Halimah bin Abu Zaid (perempuan yang berasal dusun bani Sa'ad).

Dari nama di atas, Halimah bin Abu Zaid menjadi perempuan yang paling lama menyusui dan mengasuh Nabi Muhammad SAW hingga selama empat tahun. Kebiasaan seorang anak yang disusukan kepada perempuan selain ibunya tentu bukan tanpa sebab.

baca juga:

Dalam buku Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad SAW karya KH Moenawwar mengatakan bahwa kebiasaan itu dilakukan agar anak hidup dalam udara padang pasir yang bersih dan suasana yang bebas-merdeka. Hal tersebut bertujuan agar anak dapat tumbuh dengan sehat, segar, cerdas, dan mandiri.

Bukan hanya itu,  hal lain yang didapatkan adalah agar anak mampu berbicara bahasa asli mereka yakni bahasa orang badui (pedalaman) yang sejati. Mengingat pada masa itu bahasa Arab di perkotaan sudah bercampur dengan bahasa asing lainnya.

Karena ASI memiliki khasiat yang sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Sehingga ketika sang ibu yang memberi ASI berkualitas, maka kemungkinan besar kebaikan dari sang ibu akan menurun ke anak yang disusui.

Oleh karena itu, tentu tidak sembarangan para perempuan yang dipilih untuk menyumbangkan susunya kepada Nabi SAW.

Begitu juga dengan Halimatus Sa'diyah sebagai perempuan yang paling lama menyusui Nabi SAW ternyata memiliki beberapa faktor yang membuat dirinya dipilih untuk menyusui Nabi Muhammad SAW. Salah satunya karena dirinya merupakan perempuan yang berasal dari Bani Sa'ad, Halimatus Sa'diyah mempunyai kefasihan berbahasa yang bagus.

Atas kemampuan tersebut, dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa ketika Abu Bakar RA bertanya pada Rasulullah SAW, "Saya tidak pernah melihat seorang pun yang lebih fasih dalam berbahasa selain engkau wahai Rasulullah SAW,".

Rasulullah SAW lalu menjawab:

"Tidak ada yang mencegahku, bahwa aku dari Bani Quraisy dan aku dipersusukan kepada Bani Sa’ad. (Muhammad bin Muhammad Abu Syuhbah, Sirah An-Nabawiyah fi dlau’i Al-Qur’an wa As-Sunnah, 1970: 198). []