Ekonomi

Sektor Pariwisata Bermasalah, Pengusaha Nelangsa!

ada sejumlah permasalahan yang dihadapi sektor pariwisata pada 2022 ini


Sektor Pariwisata Bermasalah, Pengusaha Nelangsa!
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani membeberkan permasalahan sektor pariwisata di tahun 2022 (AKURAT.CO/Denny Iswanto)

AKURAT.CO Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Hariyadi Sukamdani mengungkapkan ada sejumlah permasalahan yang dihadapi sektor pariwisata pada 2022 ini.

Pertama, kerjasama berbagai stakeholder pariwisata sampai saat ini belum maksimal meski pemerintah telah menggenjot berbagai infrastruktur.

" Dengan membangun infrastruktur enggak murah, dengan berbagai risiko ini menurut saya positif. Tinggal kita player bagaimana mengoptimalkan ini lewat kerjasama berbagai stakeholder," ujar Hariyadi Sukamdani saat Ekonomi Outlook 2022 Hipmi, Rabu (26/1/2022).

baca juga:

Kemudian masalah lainnya adalah promosi pariwisata nasional yang masih belum terintegrasi. 

Haryadi Sukamdani mengatakan selama ini pemasaran wisata masih menjadi masalah klasik. Belum adanya promosi yang terstruktur, sehingga potensi menggaet wisatawan juga kurang.

Hariyadi Sukamdani juga menyoroti hilangnya Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI) yang penting juga untuk menjalankan wisata nasional secara terstruktur.

" Yang jelas agak susah kita lakukan promosi struktur, keterlibatan swasta belum ada kemajuan seperti dahulu aja, masih terkotak. Ini kerjasama kita perlu pikirkan," imbuhnya.

Selain itu, masalah disharmoni antara stakeholder juga masih menjadi masalah di sektor pariwisata. Pihaknya mencontohkan kejadian Asian Games 2018 silam dimana terjadi carut marut penjualan tiket.

Menurutnya kejadian tersebut menunjukkan bahwa masih belum maksimalnya kerjasama antar pihak terkait penyelenggaraan event skala besar.