Rahmah

Sekjend Abu Dhabi Peace Forum Kunjungi MUI, ini yang Jadi Perbincangan

Sekjend Abu Dhabi Peace Forum Kunjungi MUI, ini yang Jadi Perbincangan
Kunjungan Abu Dhabi Peace Forum ke MUI (Humas MUI)

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal Abu Dhabi Peace Forum, Al-Mahfouz bin Syaikh Abdullah bin Bayyah, didampingi Wakil Direktur Universitas Muhammad bin Zayed, Khalifah Az-Zhohirin, anggota Board of Trustees dari Abu Dhabi Forum for Peace Dr Ahmed El Senousi, beserta Sekretariat Forum, Zeshan melakukan silaturahim ke Gedung MUI Pusat di Jl Proklamasi, Jumat (29/7/2022).

Dalam silaturahim ini mereka disambut dan dijamu secara langsung oleh Ketua MUI Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK), Prof Amany Lubis, dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Pendidikan dan Kaderisasi, KH Abdullah Jaidi.

“Tujuan mereka ke sini adalah menyampaikan undangan secara resmi untuk MUI, Ketua Umum MUI, dan ulama di MUI untuk menghadiri Konferensi Internasional ke-9 di Abu Dhabi, Desember 2022, mudah-mudahan wakil dari ulama Indonesia dapat menghadiri acara ini,” terang Amany Lubis, dikutip AKURAT.CO, Senin (01/08).

baca juga:

Dalam kesempatan ini pula, Kiai Jaidi Ketua MUI Bidang Pendidikan dan Kaderisasi dalam sambutannya memperkenalkan Majelis Ulama Indonesia di hadapan para tamu delegasi.

Kiai Jaidi mengatakan dalam acara tersebut, bahwa Majelis Ulama Indonesia terdiri dari 80 organisasi serta banyak organisasi besar di Indonesia yang ikut andil membesarkan MUI. Ada Muhammadiyah, NU, persis, dan lainnya.

Lebih lanjut, Kiai Jaidi juga mengungkapkan bahwa MUI bermanhaj Islam Wasathiyah, Islam moderat. 

“Kami Insya Allah senantiasa menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah basyariyah, termasuk persaudaraan dengan agama lain agar tercipta keamanan, kedamaian, dan ketenteraman,” katanya.

Konferensi Internasional tersebut, dikabarkan akan diikuti sekitar 500 undangan dan 40 organisasi internasional untuk bersama-sama membahas langkah-langkah serius dalam upaya mencapai perdamaian dunia, termasuk isu yang berkaitan dengan keumatan dan sosial keislaman.[]

Sumber: MUI Digital