News

Sekda DIY Dicecar Soal Kasus Korupsi Proyek Stadion Mandala Krida

Sekda DIY Dicecar Soal Kasus Korupsi Proyek Stadion Mandala Krida
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji diperiksa sebagai saksi di PN Yogyakarta, Selasa (29/12/2022) petang. (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan dugaan korupsi proyek pembangunan Stadion Mandala Krida Yogyakarta APBD 2016-2017.

Aji bersama tujuh saksi lain dari unsur OPD dan swasta dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK di Pengadilan Negeri Yogyakarta, Selasa (29/11/2022) untuk salah satu terdakwa dalam perkara ini, yakni Heri Sukamto, Kepala Cabang PT Duta Mas Indah (PT DMI) DIY.

Aji diperiksa terkait jabatannya terdahulu sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) DIY yang ia emban sedari 2011-2019. Baik jaksa maupun majelis hakim mencecarnya dengan serangkaian pertanyaan perihal proyek pembangunan Stadion Mandala Krida, mulai dari proses pengusulan, penganggaran, lelang hingga pengerjaan renovasi.

baca juga:

Di depan Hakim Ketua Nasrullah, Aji menjelaskan, proyek pembangunan ini masuk tahap perencanaan pada 2012 silam setelah ada usulan renovasi stadion sebelumnya dari Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) di Disdikpora DIY.

Salah satu terdakwa adalah Edy Wahyudi yang saat itu menjabat sebagai Kepala BPO menjadi Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPA). Sementara Aji saat itu adalah Pengguna Anggaran (PA).

Aji mengatakan, pada 2012 dilakukan lelang untuk pengerjaan Detail Engineering Design (DED) dengan PT Arsigraphi sebagai pemenangnya. Perusahaan ini, menurutnya, kerap mendapatkan proyek dari Pemda DIY selaku konsultan perencanaan. 

Dalam proyek Mandala Krida pula, PT Arsigraphi menjadi konsultan perencanaan penyusunan DED.

"Yang menunjuk (PT Arsigraphi) siapa?" tanya JPU.

"KPA, Pak Edy Wahyudi sekaligus PPK. (Terkait penunjukkan hasil lelang) karena (jabatan) PPK," jawab Aji.