News

Sejumlah Wilayah Aglomerasi Tak Bisa Turun Level PPKM, Loh Kenapa?

Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, penurunan level PPKM untuk sejumlah wilayah aglomerasi di Jawa-Bali masih tertahan selama satu bulan terakhir.


Sejumlah Wilayah Aglomerasi Tak Bisa Turun Level PPKM, Loh Kenapa?
Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan saat memberikan keterangannya terkait pencapain tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (18/10). Tiga Menteri hari ini memaparkan tentang Pengembangan Ekonomi Maritim dan Peningkatan Produktivitas Sumber Daya Laut (AKURAT.CO/Handaru M Putra)

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, penurunan level PPKM untuk sejumlah wilayah aglomerasi di Jawa-Bali masih tertahan selama satu bulan terakhir. Hal ini diakibatkan oleh adanya beberapa kabupaten/kota yang belum mampu mencapai target vaksinasi. 

"Kami terus melakukan evaluasi dalam pelaksanaan PPKM, termasuk dalam penentuan level kabupaten/kota. Selama satu bulan terakhir, penurunan level untuk wilayah aglomerasi tertahan beberapa kabupaten kota yang belum mampu mencapai target vaksinasi," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Senin (18/10/2021) sore.

Sebagai contoh, ungkap Luhut, sebagian besar kabupaten/kota di wilayah Jabodetabek seharusnya bisa turun ke Level 2. Namun, itu tidak terjadi lantaran target vaksinasinya belum tercapai.

"Jadi tidak bisa turun level karena cakupan vaksinasi di kabupaten Bogor dan Tangerang belum mencapai target," jelasnya.

Luhut menyampaikan, berkaca dari kondisi tersebut dan atas persetujuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), maka syarat vaksinasi kabupaten/kota di wilayah aglomerasi akan diubah berdasarkan pencapaian kabupaten/kota itu sendiri. 

"Selama keseluruhan aglomerasi sudah memenuhi syarat WHO untuk turun level," imbuh dia.

Adapun perubahan syarat vaksinasi untuk wilayah aglomerasi, mulai besok (19 Oktober 2021), akan ada 54 kabupaten/kota di Level 2 dan sembilan kabupaten/kota di Level 1. 

"Terkait detail mengenai keputusan ini akan dituangkan melalui Inmendagri," pungkasnya.

Sebagai informasi, pemerintah kembali melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-4 di Jawa-Bali selama 14 hari mendatang. Adapun periodenya yakni 19 Oktober-1 November 2021.