News

Segel Penutupan Usaha Holywings Yogya Dilepas, Sekarang Bernama Gold Dragon

Segel Penutupan Usaha Holywings Yogya Dilepas, Sekarang Bernama Gold Dragon
Holywings Yogyakarta berganti menjadi Gold Dragon, Jumat (30/9/2022). (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO Outlet Holywings di Yogyakarta, tepatnya Jalan Magelang, Sinduadi, Mlati, Sleman, kini telah berganti. Segel penutupan usaha yang pernah dipasang Satpol PP kabupaten setempat telah dicopot dan nama Gold Dragon sekarang terpampang.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi mengatakan, segel yang sempat terpasang itu sudah dibuka beberapa waktu lalu.

Pembukaan segel dilakukan setelah manajemen Holywings membuat surat pernyataan bermaterai tidak akan membuka outlet baru di wilayah Kabupaten Sleman.

baca juga:

"(Holywings) tidak mungkin operasional di wilayah mana pun di Sleman. Ada pernyataan bermaterai dari manajemen," kata Shavitri yang akrab disapa Evi itu saat dihubungi, Jumat (29/9/2022).

Manajemen termaksud, menurut Evi, adalah pihak yang dulu mengelola outlet Holywings di Sleman.

"Nama PT-nya sama. Alasan dia, PT itu usaha multi event dan Holywings itu saham beberapa orang. Sekarang yang punya saham sudah putus sama Holywings," jelas Shavitri.

Klaim Evi, Satpol PP sudah meminta manajemen tersebut telah dimintanya untuk mengurus perizinan dari awal.

Evi mengurai, untuk proses perizinan usaha melalui Online Single Submission (OSS). Sedangkan izin penjualan minuman beralkohol lewat Dinas Perdagangan Sleman.

"Sudah ngurus, cek ke dinas perizinan silahkan," ujar Evi yang juga akan memastikan waktu operasional Golden Dragon itu.

"Intinya harus taat aturan perizinan. Kalau ada yang tidak sesuai ya kami tutup lagi. Ini nggak cuma untuk manajemen PT tersebut, berlaku buat semua usaha," tutupnya.

Sementara Kepala Dinas PMPTSP Retno Suciati menyebut pihaknya masih akan memeriksa OSS terkait izin usaha Gold Dragon.

"Terkait dengan hal itu, sedang dicek di OSS karena langsung di pusat," ujarnya singkat.

Pemerintah Kabupaten Sleman sebelumnya telah menutup outlet Holywings yang berlokasi di Sinduadi, Mlati, Sleman, DIY, Rabu (29/6/2022) lalu.

Penutupan oleh Satpol PP ini dilakukan pemasangan spanduk penutupan usaha dan pencopotan plakat Holywings beberapa hari sebelumnya.

Operasi ini dilaksanakan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP).

Dasar dari penutupan Holywings ini adalah pelanggaran terhadap Perda Nomor 12 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. 

Holywings dinilai telah menciptakan kegaduhan lewat promosi alkohol untuk pemilik nama Muhammad dan Maria. Masyarakat juga telah mengadukannya ke Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo.[]