Entertainment

Sedih Lihat Si Grandung Disembelih, Atta Halilintar Ingat Pernah Mandiin

Atta Halilintar akan bagikan sebagian daging hewan kurban ke pesantren miliknya


Sedih Lihat Si Grandung Disembelih, Atta Halilintar Ingat Pernah Mandiin
Potret Atta Halilintar (Instagram/attahalilintar)

AKURAT.CO, Atta Halilintar punya sapi bernama grandung, hampir mirip nama sapi milik Irfan Hakim yakni Grandong. Sapi dengan berat 1,4 ton itu disembelih untuk dikurbankan di momen lebaran Idul Adha. 

Namun saat si grandung disembelih, Atta Halilintar mengungkapkan dirinya sangat sedih. Entah mengapa, ia semakin sayang saja saat si grandong telah disembelih. 

"Sedih sapi itu beberapa hari disini. Kemarin sempet mandiin, jadi sayang begitu sama sapinya," kata Atta Halilintar di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (20/7).

Bagi Atta Halilintar rasa sedih itu jadi terbayar karena proses penyembelihan berjalan lancar. Ia senang Grandung disembelih namun tidak ada kesan disakiti. 

"Kurbannya berjalan lancar alhamdulilla dan semuanya terpotong (sembelih) dengan lancar ini masih proses juga karena tadi sempat beberapa kurbannya yang akan dilanjut sampai sore," ujar Atta Halilintar.

Atta Halilintar bersyukur tahun ini bisa berkurban lagi. Namun, ia tidak mau takabur hanya dengan menyebutkan berapa jumlah hewan kurban miliknya. 

Bagi Atta Halilintar sebaiknya bersyukur saja karena bisa bermanfaat untuk masyarakat, terutama yang sangat butuh uluran tangan.

Selain ke masyarakat, Atta Halilintar menjelaskan sebagian daging hewan kurban akan disumbangkan ke pesantren miliknya.

"Pokoknya Alhamdulillah lumayan. Ke temen-temen yang membutuhkan pastinya. Ke pesantrenku juga yang di Ahhabina Umma. Jadi nanti mau dikirim juga ke sana sapi-sapinya dan akan disebar juga lah sama masyarakat sekitar kita, mana yang membutuhkan," jelas Atta Halilintar disahut Aurel Hermansyah.

Atta Halilintar diketahui beli sapi dengan berat 1,4 ton. Sapi dengan seberat itu, merupakan permintaan khusus dari Aurel Hermansyah. 

Demi istri bahagia, Atta Halilintar sempat berjibaku dari satu tempat ke tempat lainnya, untuk dapat sapi yang sesuai kriteria Aurel Hermansyah.[]