Tech

Sedang Trend, Ini Dia Sejarah Singkat Internet of Thing (IoT)

IoT sudah semakin banyak diterapkan di berbagai bidang.


Sedang Trend, Ini Dia Sejarah Singkat Internet of Thing (IoT)
Ilustrasi Internet of Things (IoT). (pixabay.com/geralt)

AKURAT.CO Kamu mungkin sering mendengar istilah Internet of Thing (IoT). Saat ini, internet sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Banyak sekali hal yang bisa dilakukan dengan menggunakan internet. Bahkan peralatan atau mesin sudah semakin banyak dilengkapi dengan kecanggihan teknologi untuk memudahkan pekerjaan sehari-hari. Termasuk di dalamnya memanfaatkan IoT.

Secara umum IoT merupakan program atau konsep dimana sebuah objek memiliki kemampuan untuk mengirimkan atau mentransmisikan data melalui jaringan tanpa menggunakan bantuan komputer atau manusia.

Cara kerja IoT sendiri, yaitu dengan memanfaatkan sebuah argumentasi dari algoritma bahasa pemrograman yang telah tersusun. Pada setiap argumen yang terbentuk akan menghasilkan sebuah interaksi yang akan membantu perangkat mesin melakukan fungsinya.

Dengan begitu mesin tersebut tidak memerlukan bantuan dari manusia lagi dan dapat dikendalikan secara otomatis. Dalam hal ini faktor yang paling penting agar program tersebut berjalan terletak pada jaringan internet. Di mana internet akan menjadi penghubung antara sistem dan perangkat keras.

Sementara, manusia hanya bertugas menjadi pengawas untuk memonitoring pada saat mesin bekerja. Alias manusia hanya sebagai pengelola dan penggunanya. Bentuk komunikasi pada program ini disebut juga Machine-to-Machine (M2M).

IoT ini bisa dikontrol oleh penggunanya melalui dashboard dari komputer, laptop, atau mobile device lainnya. Di sini pengguna yang sudah diberikan izin dapat mengatur dan mengubah action dan rules sesuai kebutuhan. Perubahan yang dilakukan akan dikirim lagi ke cloud lalu sensor yang berkaitan akan segera ter-update.

Sementara itu, istilah Internet of Things pertama kali dikenalkan oleh Kevin Ashton pada tahun 1999 saat ia mengikuti peluncuran teknologi RFID atau Radio-Frequency Identification. Sebelumnya, pada tahun 1989, John Romkey dan Simon Hackett mengkoneksikan pemanggang roti ke Internet yang bisa bekerja sesuai komando dari komputer. 

Pada saat itu, belum dikenal istilah Internet of Things, sehingga konsep pemanggang roti tersebut dikenal dengan sebutan embedded internet atau pervasive computing. Penemuan RFID inilah yang jadi awal populernya konsep Internet of Things hingga saat ini.