News

Sedang Diinvestigasi, Ini 5 Fakta Terbaru Jatuhnya Pesawat Rimbun Air di Papua

Jatuhnya pesawat Twin Otter milik Rimbun Air tewaskan tiga kru.


Sedang Diinvestigasi, Ini 5 Fakta Terbaru Jatuhnya Pesawat Rimbun Air di Papua

AKURAT.CO Pesawat Twin Otter milik maskapai penerbangan Rimbun Air yang sempat hilang kontak dan dinyatakan terjatuh pada hari Rabu (15/9) lalu kini telah ditemukan. Bangkai pesawat yang ditemukan di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua tersebut luluh lantak. Setelah melakukan proses evakuasi, sejumlah fakta baru pun juga berhasil ditemukan. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait penemuan pesawat Rimbun Air. 

1. Ditemukan hancur

Setelah mendapatkan kabar pesawat Rimbun yang dilaporkan membawa bahan bangunan dan sembako tersebut terjatuh, proses evakuasi langsung dilakukan. Akhirnya, pada hari Kamis (16/9) lalu, pesawat tersebut berhasil ditemukan dalam keadaan hancur di ketinggian 2.400 mdpl dengan lokasi yang berjarak sekitar 6 kilometer dari Bandara Bilorai. 

2. Kru pesawat meninggal

Dengan mengendarai helikopter, sejumlah petugas evakuasi akhirnya menemukan lokasi hancurnya pesawat Twin Otter tersebut. Hingga akhirnya, proses evakuasi dilanjutkan untuk menemukan tiga kru pesawat. Baru pada pukul 23.50 WIT hari Kamis (16/9) lalu, petugas evakuasi menemukan tiga kru yang merupakan, pilot, co-pilot, dan mekanik, dalam keadaan meninggal dunia. 

3. Bukan ditembak KKB

Sejumlah dugaan pun bermunculan terkait penyebab jatuhnya pesawat dengan nomor registrasi PK-OTW tersebut. Salah satunya adalah adanya serangan berupa tembakan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Namun, dugaan tersebut dibantah oleh Komandan Satgas, Letkol inf Arfa Yudha Prasetya. Selain itu, pihak kepolisian setempat juga membantah adanya penembakan dari KKB. Cuaca buruk ditegaskan menjadi penyebab jatuhnya pesawat. 

4. Black box telah ditemukan

Evakuasi yang dikerahkan demi menemukan jatuhnya pesawat Twin Otter tersebut dilakukan oleh tim yang cukup besar, terdiri dari 100 personel gabungan yang juga termasuk warga lokal. Selain akhirnya menemukan bangkai pesawat dan tiga jenazah kru pesawat, tim evakuasi juga menemukan black box pesawat pada hari Kamis (16/9) lalu. Hingga akhirnya, black box diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).  

Baca Juga: KNKT Mulai Investigasi Penyebab Kecelakaan Pesawat Rimbun Air

5. KNKT lakukan investigasi

Setelah menerima black box dari pesawat tersebut, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) kini telah memulai proses investigasi terhadap jatuhnya pesawat Rimbun Air. Penemuan alat pemancar sinyal dari pesawat dan sebuah buku operasional pesawat juga menjadi alasan investigasi yang dilakukan oleh KNKT. 

Sedangkan sebelumnya, pesawat Rimbun Air sempat mengalami kegagalan untuk mendarat di Bandara Bilorai sebanyak dua kali hingga akhirnya terjatuh di lokasi yang berjarak sekitar 6 kilometer dari bandara.[]