Entertainment

Sebut Vonis Terlalu Berat, Zul Zivilia Bandingkan Kasusnya dengan Steve Emmanuel


Sebut Vonis Terlalu Berat, Zul Zivilia Bandingkan Kasusnya dengan Steve Emmanuel
Terdakwa kasus pengedaran narkoba Zul 'Zivilia' (kedua kiri) saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (17/12/2019). Sidang tersebut beragendakan replik dan duplik atas tuntutan penjara seumur hidup yang dilayangkan oleh jaksa penuntut umum. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Vokalis grup musik Zivilia, Zul mengatakan bahwa vonis selama 18 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, dalam kasus penyalahgunaan narkotika yang menimpanya, masih sangat berat.

Menurutnya, kasus yang dihadapinya saat ini jauh lebih ringan daripada kasusnya Steve Emmanuel yang menyelundupkan kokain ke Indonesia. Ya, Steve memang divonis selama 8 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

"Masih berat, dibandingkan dengan Steve Emmanuel yang menyelundupkan kokain ke Indonesia dihukum 8 tahun dan saya yang tidak bersalah sama sekali, mengapa seperti ini (18 tahun penjara)," ujar Zul Zivilia saat digiring ke ruang tunggu tahanan PN Jakarta Utara, Harmoni, Jakarta Pusat, Rabu (18/12).

Lebih lanjut, pelantun Aishiteru itu mengatakan bahwa dirinya merupakan korban dalam kasus tersebut. Sehingga, ia tidak bisa menerima vonis majelis hakim.

"Saya cuma korban, karena saya berada di bawah tekanan (saat terlibat kasus ini)," jelasnya.

Sebelumnya, Zul dituntut dengan hukuman penjara seumur hidup oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Olehnya demikian, putusan hakim jauh lebih ringan dari tuntutan tersebut yang seumur hidup.

Seperti diketahui, Zul ditangkap di Apartemen kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jum'at (01/3) 2019 lalu. Bersama Zul dan tiga orang lainnya, polisi mengamankan barang bukti berupa 9,5 kilogram sabu dan ekstasi sebanyak 24 ribu butir.[]

Erizky Bagus

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu