Olahraga

Sebut Mobil Haas Kompetitif, Magnussen Bermimpi Bisa Naik Podium Lagi

Musim ini Magnussen mampu finis di sepuluh besar sebanyak empat kali, termasuk dalam sprint race GP Emilia Romagna.


Sebut Mobil Haas Kompetitif, Magnussen Bermimpi Bisa Naik Podium Lagi
Tim Haas memilih Kevin Magnussen menjadi pengganti Nikita Mazepin untuk membalap di Formula One (F1) 2022. (Haas F1)

AKURAT.CO, Setelah absen setahun, Kevin Magnussen ternyata menyimpan impian besar ketika kembali membalap di Kejuaraan Dunia Formula One (F1). Pembalap asal Denmark itu bermimpi bisa naik podium untuk kedua kalinya pada musim ini.

Comeback Magnussen ke F1 memang terbilang cukup mengejutkan. Pembalap berusia 29 tahun itu menggantikan posisi Nikita Mazepin, pembalap Rusia yang didepak akibat invasi negaranya terhadap Ukraina pada Februari lalu.

Magnussen ditunjuk oleh Kepala Prinsipal tim Haas, Guenther Steiner untuk menjadi pendamping Mick Schumacher mengarungi F1 2022. Kesempatan comeback itupun bisa dibilang dimanfaatkan dengan baik oleh Magnussen.

baca juga:

Sebab, dari lima seri balap F1 2022 yang telah berlangsung, Magnussen mampu finis di sepuluh besar empat kali. Yakni saat seri perdana Grand Prix (GP) Bahrain (P5), Arab Saudi (P9), dan Emilia Romagna (P8 saat sprint race dan P9 dalam balapan resmi).

Berkat pencapaian apik tersebut, Magnussen kini menduduki peringkat sepuluh dalam klasemen pembalap musim ini. Dia sudah mengoleksi 15 poin, satu tingkat di atas pembalap tim kenamaan McLaren, Daniel Ricciardo (11 poin).

K-Mags, julukan Magnussen, mengatakan, keberhasilannya itu tak lepas dari performa mobil baru Haas, yakni VF-22. Menurutnya, jet darat milik timnya itu termasuk dalam salah satu mobil paling kompetitif yang pernah dimiliki Haas.

Oleh karenanya, Magnussen merasa cukup percaya diri bahwa dirinya bisa naik podium dengan VF-22 pada musim ini.

“Saya tidak berpikir itu tidak mungkin. Saya tidak berpikir kami akan berada dalam situasi di mana kami lolos di tiga besar dan finis di sana juga. Saya tidak berpikir itu realistis sama sekali,” kata Magnussen dalam wawancara eksklusif bersama Crash, dikutip Selasa (17/5).

“Tapi saya pikir jika Anda yang terbaik dari yang lain, jika Anda ketujuh, katakanlah, dan secara konsisten ketujuh, maka tidak perlu banyak mobil untuk tidak finis dan Safety Car pada waktu yang tepat di trek di mana Anda tidak bisa menyalip dan Anda mungkin mendapatkan podium.”