Entertainment

Sebut Ingin Dimakamkan Sebagai Perempuan, MUI Tanggapi Wasiat Dorce Gamalama

Ketua Majelis Ulama Indonesia, Cholil Nafis angkat bicara terkait polemik wasiat Dorce Gamalama


Sebut Ingin Dimakamkan Sebagai Perempuan, MUI Tanggapi Wasiat Dorce Gamalama
Aktris, Dorce Gamalama atau Bunda Dorce, Instagram (Instagram/dorcegamalama)

AKURAT.CO, Polemik wasiat Dorce Gamalama, yang ingin dimakamkan sebagai perempuan jika meninggal dunia nanti, hingga saat ini masih menjadi perbincangan hangat oleh publik.

Pasalnya, wasiat itu menarik perhatian sejumlah Ustaz dan Kyai.

Bahkan masalah tersebut menarik perhatian Majelis Ulama Indonesia (MUI). Cholil Nafis, ketua MUI turut memberikan komentar perihal wasiat Dorce Gamalama yang ingin dimakamkan sebagai perempuan.

baca juga:

Cholil Nafis mengatakan bahwa setiap orang yang meninggal dunia harus dimakamkan sesuai dengan kodrat awalnya ketika dilahirkan.

Artinya, Dorce Gamalama yang dilahirkan sebagai laki-laki, maka sepatutnya pemakaman pun harus dilakukan selayaknya lelaki pada umumnya.

"Jenazah transgender itu diurus sebagaimana jenis kelamin awal dan asalnya ya," cuit Cholil Nafis lewat akun Twitter pribadinya, @cholilnafis seperti dikutip pada Selasa (1/2).

Cholil Nafis menerangkan bahwa mengubah jenis kelamin tidak diakui atau dibenarkan dalam syariat Islam.

Sehingga demikian, apapun dalilnya setiap manusia harus dimakamkan sesuai kodrat jenis kelaminnya pada saat dilahirkan.

"Sehingga ia hukumnya tetap seperti jenis kelamin pertama. Laki-laki yang pindah perempuan disebut mukhannats dan perempuan yang mengubah ke laki-laki itu mutarajjil," jelasnya.

Sebagai informasi, baru-baru ini Dorce Gamalama berwasiat bahwa dirinya ingin dimakamkan sebagai perempuan ketika meninggal dunia nantinya.

Keinginannya itu menuai pro dan kontra dari para pemuka agama, salah satu diantara mereka adalah Gus Miftah.

Sebelumnya, Dorce Gamalama sudah memberikan tanggapan ihwal pemuka agama yang tidak sepakat dengan isi wasiatnya.

Dorce bahkan meminta para ustadz dan Kyai untuk tidak repot-repot mengurus keinginannya tersebut.

"Assalamualaikum, kepada kyai, ustaz-ustaz yang telah menerangkan keadaan mati saya, siapa yang akan memandikan saya, siapa yang akan mengubur saya, biarkan keluarga saya yang mengurusnya," kata Dorce Gamalama dosen video Instagramnya, Senin (31/1).

"Mau kain kafannya 7 lapis, 8 lapis, saya serahkan kepada yang mengurus. Mau laki-laki boleh, perempuan boleh, laki perempuan boleh, siapa saja boleh yang memandikan saya. Jadi kyai-kyai yang sudah terkenal sekalipun, jangan memberikan komentar yang kurang baik" tambahnya.

Seperti diketahui, Dorce Gamalama lahir dengan jenis kelamin laki-laki. Nama aslinya adalah Dedi Yuliardi Ashadi.[]