Olahraga

Sebulan Jalani Persiapan, Ini Perubahan yang Dirasakan Rinov/Pitha 

Perubahan yang paling terasa adalah dari segi fisik dan power.

Sebulan Jalani Persiapan, Ini Perubahan yang Dirasakan Rinov/Pitha 
Pasangan ganda campuran Indonesia, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari saat beraksi di Malaysia Masters 2022. (PBSI)

AKURAT.CO - Pasangan ganda campuran, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari menyebut persiapan mereka sudah hampir sempurna jelang tampil di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022.

Tari -sapaan akrab Pitha Haningtyas Mentari- bahkan mengaku hal yang paling terasa dari persiapan mereka selama sebulan ini adalah dari segi fisik dan power.

"Sejauh ini persiapan sudah mencapai 80-90 persen, kami lebih percaya diri karena persiapannya kan juga sudah lama," jelas Tari.

baca juga:

"Yang paling terasa sih fisik dan powernya. Selain itu komunikasi, teknik dan powernya juga sudah semakin jauh lebih baik."

Senada dengan pasangannya, Rinov merasa persiapan selama sebulan yang sudah mereka jalanani mampu membuatnya lebih siap lagi untuk tampil di Kejuaraan Dunia yang berlangsung di Tokyo pada 22-28 Agustus mendatang.

"Persiapan kami sudah lumayan bagus selama satu bulan ini. karena kan kami juga sudah menjalani persiapan rutin juga," jelas Rinov.

"Kami lebih siap lagi sih, lebih ke persiapan diri sama mental. Komunikasi sendiri sudah cukup baik, cuma harus lebih baik lagi."

Komunikasi yang semakin lebih baik ternyata diamini oleh sang pelatih, Nova Widianto. Mantan pasangan Liliyana Natsir sempat menyebut faktor komunikasi sempat menjadi masalah bagi Rinov Pitha.

"Yang paling keliatan komunikasinya sudah lebih baik. Sebelumnya mereka banyak miss di situ, sekarang sudah jauh lebih baik," jelas Nova.

"Mereka sekarang sudah sama-sama saling mengisi. Karena, kalay di lapangan komunikasinya gak bagus, permainan bakalan kurang jalan."

Rinov/Pitha sendiri akan mendapatkan bye di babak pertama karena turun sebagai unggulan. Di babak selanjutnya, mereka akan menghadapi pemenang laga antara Sachin Dias/Thilini Hendahewa (Srilanka) atau Lee Yang/Yang Ching Tun (Taiwan).[]