Ekonomi

Sebelum Mulai, Pahami Risiko Investasi Bitcoin atau Dogecoin

Berikut ini sejumlah kekurangan mat uang kripto yang kamu perlu perhatikan.


Sebelum Mulai, Pahami Risiko Investasi Bitcoin atau Dogecoin
Berbagai risiko investasi di instrumen Bitcoin (Pixabay)

AKURAT.CO Cryptocurrency atau mata uang kripto, seperti Bitcoin, Ethereum, Dogecoin dan sebagainya, pada tahun ini acap kali terdengar sebagai tren pilihan investasi bagi milenial

Mata uang kripto sendiri memang memiliki banyak keuntungan salah satunya tidak memiliki batas, batas wilayah ataupun batasan berupa kebijakan atau aturan perbankan dan negara. Sebab, transaksi mata uang kripto bisa dilakukan lintas negara tanpa ada aturan terkait. Artinya siapapun bisa dengan mudah mengakses kripto.

Selain itu, mata uang kripto cenderung tak terlalu terpengaruh inflasi sehingga tren kenaikan tergantung dari para penggunanya.

Meski demikian, di balik banyak keuntungannya, tentu  memiliki sejumlah risiko. Apa saja itu? Berikut ini sejumlah kekurangan mat uang kripto yang kamu perlu perhatikan:

1. Sangat fluktuatif

Kelemahan utama dari trading  koin kripto lainnya adalah sangat fluktuatif karena tidak ada mekanisme pasar yang mengaturnya. Fenomena bubble atau gelembung sangat rentan terjadi dalam dunia bitcoin, yakni di mana harga suatu barang atau jasa menjadi naik drastis, hingga sangat tinggi, kemudian hancur seperti layaknya gelembung sabun yang ditiup disebabkan karena terlalu banyaknya beredar bitcoin di pasaran.

Untuk diketahui, salah satu uang kripto ternama Bitcoin sempat mengalami bubble setelah harga meroket hingga menyentuh level US$20 ribu per Bitcoin pada 2017. Hanya dalam beberapa bulan, harga Bitcoin runtuh hingga menyentuh level terendah US$3.100 per Bitcoin pada Desember 2018. Perdagangan Bitcoin kala itu hanya didominasi oleh dana hedging yang lebih kecil dan dana dari perusahaan kripto itu sendiri.

2. Nilai kripto tak didukung dasar penjualan yang jelas

Tidak seperti pasar saham ataupun komoditi, mata uang kripto tidak memiliki dasar penjualan yang jelas. Artinya, koin kripto kamu bisa tak bernilai jika pengunaannya semakin berkurang. Jika semakin banyak negara atau perusahaan yang memperketat regulasi mereka terkait penggunaan mata uang kripto, maka harganya bisa turun kapan saja.