News

Sebar Uang Rp100 Ribu, Petugas KPPS Tapin Ditangkap Bawaslu


Sebar Uang Rp100 Ribu, Petugas KPPS Tapin Ditangkap Bawaslu
Barang bukti OTT praktik politik uang di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, yang berhasil diamankan oleh Bawaslu RI (AKURAT.CO/Oktaviani)

AKURAT.CO, Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, diamankan oleh Bawaslu RI dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pengawasan praktik politik uang.

Anggota Bawaslu RI, Mochammad Afifuddin, mengungkapkan bahwa petugas KPPS itu diduga membagi-bagikan uang sebesar Rp100 ribu pada saat memberikan formulir C6 kepada masyarakat pemilih.

"Nah khusus di Tapin, diduga membagikan uang adalah KPPS membagikan C6 beserta kartu nama caleg dan uang Rp100 ribu, jadi kasusnya ini terduganya petugas KPPS," ungkapnya saat konferensi pers di Kantor Bawaslu RI, Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).

Selain petugas KPPS, pria yang akrab disapa Afif itu menyebutkan, para peserta pemilu dan pendukungnya pun ada yang menjadi pelaku politik uang tersebut.

"Selebihnya, bermacam-macam para aktor, seperti Tim Sukses dan lainnya, tentu ini dugaan pelanggaran politik uang," ujarnya.

Afif menegaskan, para pelaku yang telah tertangkap akan diberikan sanksi hukum dan akan diproses sesuai aturan yang berlaku.

"Maka kami berharap di kemudian nanti, lebih muncul lagi efek jera para pihak untuk tidak melakukan praktik politik uang di saat pemilihan pada tanggal 17 April 2019," katanya.

Seperti diketahui, Bawaslu RI telah berhasil tangkap tangan 25 kasus politik uang di 13 Provinsi saat masa tenang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Deni Muhtarudin

https://akurat.co