News

Sebanyak 11 Guru SMPN 1 Tarakan Terpapar COVID-19

Kini semuanya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing


Sebanyak 11 Guru SMPN 1 Tarakan Terpapar COVID-19
Aparatur Sipil Negara (ASN) saat mengikuti tes usap (swab test) di Kompleks Balai Kota Provinsi DKI, Jakarta Pusat, Jumat (15/1/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Sebanyak 11 orang guru SMPN 1 Tarakan Provinsi Kalimantan Utara terpapar COVID-19 dan kini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Kormobid satu orang, semua menjalani isolasi mandiri di rumah. Sudah sembuh ada empat orang," kata Kepala Sekolah SMPN 1 Tarakan, Tri Junarto di Tarakan, Minggu (24/1/2021).

Tes usap dilakukan awalnya terhadap 18 orang yang menemukan empat orang yang positif, kemudian tiga orang lainnya melakukan tes usap secara mandiri.

Awal mula mereka yang terpapar, karena adanya pelaku perjalanan dari Nunukan salah seorang istri dari guru SMPN 1 yang bekerja di Puskesmas.

"Kami bersama komite sekolah memutuskan untuk menunda pembelajaran tatap muka, karena adanya guru yang terpapar COVID-19," kata Tri.

Hal tersebut sudah dia sampaikan dengan melayangkan surat ke Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Puskesmas dan Penanggung Jawab Penanggulangan COVID-19 Tarakan.

Sementara itu, jejak pendapat untuk pembelajaran tatap muka hasilnya 44,4 persen setuju dilakukan secara pembelajaran tatap muka sedangkan sisanya sebesar 55,6 persen setuju dilakukan belajar dengan daring.

Menurutnya, dari kesiapan sarana pendukung kegiatan belajar tatap muka maupun standar operasional prosedur (SOP), pihaknya sudah siap.

Kesiapan sarana seperti ruang kelas, wastafel, hand sanitizer, sabun, pengukur suhu badan. Demikian juga kesiapan SOP baik di lingkungan maupun di luar sekolah.

Sumber: ANTARA