Lifestyle

Onani Sehat, Klik dan Baca Ini!

Lakukanlah onani seperlunya dan tidak berlebihan. Sebab, pembentukan sperma berkisar 24-72 jam. Jadi, Onani lebih baik dilakukan dengan kurun waktu


Onani Sehat, Klik dan Baca Ini!
Ilustrasi onani (ShutterStock)

AKURAT.CO, Onani adalah kegiatan yang dilakukan pria untuk mencapai kepuasan seksual, yang dilakukan secara mandiri ataupun menggunakan alat bantu, tanpa melakukan hubungan seksual secara langsung. 

"Onani atau masturbasi ini bisa dilakukan baik pria ataupun wanita. Oleh karena itu, tidak jarang kaum pria melakukan onani secara rutin," jawab Dokter Umum, Dwiana Ardianti melalui tanya jawab di telemadecine, dikutip pada Kamis, (16/9).

Menurut Dwiana Ardianti, onani memiliki beberapa manfaat seperti:

  • Mengatasi stres.
  • Memberikan efek relaksasi pada tubuh.
  • Memperbaiki mood atau suasana hati.
  • Meningkatkan kualitas tidur.

"Walaupun memiliki banyak manfaat, onani yang dilakukan secara terus-menerus merupakan kondisi yang tidak baik. Hal ini dikarenakan bisa menyebabkan terbengkalainya pekerjaan, iritasi pada kulit sekitar penis, cedera pada penis, menurunnya sensitifitas sensual, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, lakukanlah onani seperlunya dan tidak berlebihan," sambungnya. 

Perlu diketahui, pembentukan sperma berkisar 24-72 jam. Walaupun tidak ada anjuran khusus kapan sebaiknya melakukan onani, namun, menurut Dwiana, dengan kurun waktu 2-3 kali dalam 1 minggu dirasa cukup. 

"Sebaiknya tidak melakukan onani lebih dari 2-3 kali dalam seminggu, agar kesehatan organ reproduksi tetap terjaga," tulisnya. 

Kemampuan banyaknya masturbasi ini juga dipengaruhi oleh usia, misalnya kalau anak muda mungkin bisa melakukan 2-3 kali onani dalam seminggu, tapi kalau sudah berusia 60-70-an tahun atau sepuh, mungkin sebulan hanya 1-2 kali saja.

Ini karena pada orang yang sudah tua, gairah seksualnya menurun atau bahkan sudah tidak ada sama sekali. Gairah seksual ini tergantung dari hormon, maka makin tua maka kadar testosteronnya menurun, begitu juga pada perempuan yang saat menopause hormonnya juga berkurang.

Selain itu, pada orangtua, fantasi, hormon dan kebugaran fisik pasti menurun. Sedangkan orang yang masih muda, fantasi dan kebugaran fisiknya masih bagus, jadi bisa melakukan masturbasi lebih banyak. 

Sementara itu, pastikan juga kamu menjaga kebersihan dan kesehatan penis, dengan konsumsi makanan bergizi, hindari stres dan juga kelelahan, istirahat cukup, berolahraga secara rutin dan mengonsumsi makanan sehat bergizi. 

Jika melakukan masturbasi terlalu sering dan terdapat keluhan, antara lain penis yang bengkak kerena penumpukan cairan, iritasi pada kulit dan kecanduan atau adiksi terhadap masturbasi lakukanlah pemeriksaan ke dokter terdekat.[]