image image image image image image image image image image image image

Singapura

indonesia

Ajang olahraga multicabang Asia Tenggara yang dikenal dengan SEA Games saat ini bisa lahir dan terus berlangsung tak lepas dari peran Singapura. Negara itu menjadi salah satu pelopor ajang dua tahunan ini.

Bersama Thailand, Burma (sekarang Myanmar), Malaysia, Laos, Kamboja, dan Vietnam, Singapura tercatat sebagai negara yang ikut mengambil bagian sejak kejuaraan multidisiplin ini pertama kali lahir tahun pada 1959.

Pada pertama kali keikutsertaannya, Singapura langsung sukses membawa pulang total 33 medali. Rinciannya adalah delapan medali emas, tujuh medali perak, serta 18 medali perunggu.

Seiring berjalannya waktu, prestasi negara yang berada di Semenanjung Malaya itu pada pesta olahraga se-Asia Tenggara ini semakin meningkat. Mereka mendapat posisi kedua saat ditunjuk sebagai tuan rumah pada tahun 1973.

Saat menjadi tuan rumah, Singapura sukses mengumpulkan 140 medali, melewati Thailand yang keluar sebagai juara umum dengan 99 medali. Kala itu mereka hanya terpaut dua medali emas dari Negeri Gajah Putih – julukan Thailand – tersebut.

Posisi kedua kembali didapat Singapura dua tahun kemudian ketika Thailand mendapat giliran menjadi tuan rumah untuk ketiga kalinya. Pada saat itu, mereka membawa pulang 129 medali yang 38 di antaranya adalah medali emas.

Setelah itu, Singapura harus butuh waktu selama 40 tahun untuk kembali mencatat prestasi serupa. Mereka baru berhasil menghuni posisi kedua pada tahun 2015 lalu ketika mereka bertindak sebagai tuan rumah.

Saat SEA Games 2017 berlangsung di Kuala Lumpur, prestasi Singapura kembali menurun. Mereka berada di posisi keempat, kalah dari tuan rumah Malaysia yang muncul sebagai juara umum, Thailand di posisi kedua, dan Vietnam di tempat ketiga.

Singapura tampaknya ingin memperbaiki prestasi mereka dengan mengirim kontingen tandang terbesarnya di ajang SEA Games Manila 2019. Ini untuk pertama kali mereka menyiapkan 647 atlet untuk 48 cabang olahraga.

Jumlah tersebut meningkat dari tahun lalu. Pada saat itu mereka mengirim 560 atlet dan sukses membawa pulang 57 medali emas, 58 medali perak, serta 73 medali perunggu.

Tahun ini kontingen Singapura akan bertanding dalam berbagi event, termasuk akuatik, bola jaring, squash, tenis meja, wushu, dan atletik. Namun, olahraga air tampaknya kembali menjadi andalan mereka.

Di Kuala Lumpur 2017 lalu, dari 57 medali emas yang dibawa pulang Singapura, sebanyak 22 di antaranya disumbangkan dari nomor renang pada hampir semua kategori. Baik di gaya kupu-kupu 100 meter putri, gaya bebas 50 meter putri, dan estafet medley 4 x 100 meter putri.

Selain itu, cabang biliar pun tampaknya kembali bisa diandalkan oleh Singapura. Dua tahun lalu, atlet-atlet mereka seperti Chan Keng Kwang, Tey Chun Kiat, Aloysius Yapp, dan Toh Lian Han, adalah penyumbang emas di nomor ini.

Dari nomor catur, Singapura juga akan menyimpan harapan pada Gong Qianyun. Pecatur yang dianugerahi gelar Woman Grandmaster oleh federasi catur dunia (FIDE) 2018 lalu itu dipastikan turut meramaikan ajang ini.[]

ibukota

Singapura

populasi

5.638.700

debut sea games

Pelopor

partisipasi sea games

29

prestasi terbaik

Peringkat Kedua (1967, 1973, 1975, 2015)

prestasi sea games 2017

Peringkat 4

cabang andalan

Renang

jumlah atlet di sea games 2019

647

Perolehan Medali

Negara Gold Silver Bronze Total
1. Indonesia 0 0 0 0
2. Cambodia 0 0 0 0
3. Brunei Darussalam 0 0 0 0
4. Laos 0 0 0 0
5. Myanmar 0 0 0 0
6. Singapore 0 0 0 0
7. Vietnam 0 0 0 0
8. Malaysia 0 0 0 0
9. Thailand 0 0 0 0
10. Philippines 0 0 0 0
11. Timor Leste 0 0 0 0

Jadwal Pertandingan