image image image image image image image image image image image image

Ida Fauziyah, 'Santri Perempuan' yang Akan Benahi Ketenagakerjaan

Dhera Arizona Pratiwi

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Image

Ketua Perempuan Ijma Indonesia Ida Fauziyah dan relawan wanita lainnya saat deklarasi Ijma Perempuan untuk Jokowi-Ma'ruf, Jl. Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9/2018). Deklarasi dilakukan perempuan dari relawan maupun eksponen partai politik pengusung. Ijma perempuan menitipkan masa depan perempuan dan anak-anak Indonesia kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. P-IJMA siap mengawal suara perempuan-perempuan yang ada di pelosok Nusantara dengan membentuk perkumpulan perempuan hingga tingkat Provinsi dan Kabupaten Kota. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO "Dari ulama untuk Indonesia" adalah moto Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Ida Fauziah yang politikus PKB agaknya memiliki motto yang mirip yakni dari pesantren untuk (kabinet) Indonesia guna membantu pemerintahan era kedua dari kepemimpinan Presiden Joko Widodo pada 2019-2024.

Ya, Ida Fauziah adalah santri perempuan (santriwati) yang menempuh pendidikan menengah di Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Pada pesantren itulah, politikus kelahiran Mojokerto, Jawa Timur pada 16 Juli 1969 itu menempuh pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di lingkungan pesantren itu hingga lulus pada 1989, bahkan ia sempat menjadi guru di MAPK Jombang (1994-1999).

Sejak di pesanten itu, jiwa kepemimpinannya sudah tertempa dengan mengikuti berbagai kegiatan di pesantren itu, termasuk aktivitas keorganisasian di pesantren itu.

Pada 1993, ia menempuh pendidikan S-1 di Fakultas Syariah IAIN Sunan Ampel Surabaya dan saat itulah ia mulai aktif di ormas IPPNU (Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama) di Kabupaten Mojokerto.

Setelah memimpin IPPNU di Kabupaten Mojokerto pada era tahun 1990-an itu, ia pun dipercaya memimpin IPPNU di tingkat provinsi sebagai Ketua IPPNU Jawa Timur periode 1997-2000, sambil menjadi guru di SMA Khadijah Surabaya (1997-1999).

Di tingkat provinsi itu, santriwati yang konsisten dalam program perkaderan di organisasi itu tidak hanya berhenti di tingkat ormas, melainkan ia juga mulai aktif pada organisasi politik yakni PKB.

Akhirnya, ia pun melenggang ke Gedung DPR di Senayan, Jakarta, sebagai legislator mewakili Jawa Timur untuk daerah Jombang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Nganjuk, Madiun, dan Mojokerto, sejak 1999 hingga 2018.

Ia ditugaskan sebagai ketua Komisi VIII DPR yang menangani Departemen Agama, Departemen Sosial, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia dan Zakat.

Di Senayan, Ida yang juga menjadi ketua PPKB (Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa) pada 2002-2007 itu pun menjadi pendiri dan Ketua Kaukus Perempuan Parlemen.

Namun, ia juga tetap berkomitmen pada organisasi di lingkungan NU hingga dipercaya menjadi Ketua Umum Pengurus Pusat Fatayat NU sejak tahun 2010 hingga sekarang, sekaligus menjadi salah satu pengurus PP Muslimat NU yang dipimpin Khofifah Indar Parawansa, yang kini menjadi gubernur Jawa Timur.

Selepas menjadi anggota DPR, PKB mendaulat dia maju bersama Sudirman Said pada Pilkada Jawa Tengah 2018, sebagai calon wakil gubernur, kendati akhirnya kalah juga.

Namun, kekalahan itu bukan berarti selesai, karena Ida yang sempat menjadi Ketua SC Muktamar PKB di Bali pada 19-21 Agustus 2019 itu akhirnya menjadi Wakil Ketua Umum DPP PKB (Bidang Kesra dan Perekonomian) periode 2019-2024.

Bahkan, kepercayaan itu berlanjut hingga dirinya "dipanggil" ke Istana Kepresidenan, 22 Oktober 2019. Ida mengaku diajukan oleh Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, mewakili partai tersebut untuk berpartisipasi membantu Presiden Jokowi.

"Saya diminta oleh Pak Jokowi untuk membantu beliau," kata Ida setelah pertemuan dengan Presiden Jokowi.

Ida mengaku Jokowi memintanya untuk membenahi sektor ketenagakerjaan. Dalam diskusinya bersama Presiden telah membahas tentang penciptaan lapangan kerja hingga implementasi Kartu Kerja.

Masalah ketenagakerjaan
Agaknya, dia perlu banyak belajar kepada rekannya yang sama-sama dari PKB dan menjabat Menteri Ketenagakerjaan sebelumnya.

Dalam wawancara dengan ANTARA di halaman Istana Negara, Jakarta (18/10/2019), Menteri Ketenagakerjaan sebelumnya yakni Hanif Dhakiri membeberkan tiga kunci program pembangunan SDM yang akan digalakkan pemerintah ke depan.

"Intinya bagaimana kita memiliki sumber daya manusia yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, atau sesuai dengan kebutuhan untuk mendorong wirausaha. Itu kunci pertama," kata Hanif yang juga politikus PKB itu.

Menurut Hanif yang ingin mengajar purna menjabat menteri, kunci kedua adalah meningkatkan kuantitas SDM yang berkualitas di berbagai bidang untuk menggerakkan ekonomi.

Selain itu, Hanif menyebut kunci ketiga adalah sumber daya manusia yang telah terbangun itu harus tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Kalau sekarang kita melihat kepada gap antara satu daerah dengan yang lain. Mungkin di Jakarta banyak, tapi di daerah yang lain mungkin bisa kekurangan malah," ujar dia.

Ia mengatakan peningkatan kualitas dan kuantitas SDM akan menjadi daya saing Indonesia di kancah global. "Karena dengan begitu berarti produktivitas akan naik," kata dia.

Selain itu, Hanif juga menjelaskan tantangan di sektor ketenagakerjaan Indonesia, yakni ekosistem ketenagakerjaan yang harus lebih fleksibel.

Ekosistem yang fleksibel itu, kata dia, mendorong penciptaan lapangan kerja yang lebih banyak dan berkualitas, lalu pembangunan SDM, baik skilling, upskilling, maupun reskilling, perlu digenjot untuk memastikan kualitas SDM yang baik dan jumlah SDM yang memadai.

"Para siswa atau perwakilan yang dikirim ke luar negeri seringkali mendapat medali di kompetisi internasional, tapi kualitas ini hanya dimiliki sebagian kelompok, karena 58 persen kelompok kerja di Tanah Air hanya mengenyam pendidikan hingga SD atau SMP," katanya.

Selain itu, jumlah tenaga kerja Indonesia yang punya keahlian dan dibutuhkan dunia industri masih kecil. "Investor alami kesulitan di daerah, butuh tukang las 100 orang saja susahnya setengah mati. Di Morowali nyari 2000 sopir truk, cuma 8 orang padahal syaratnya cuma SIM B2," katanya.

Yang tak kalah penting adalah pemerintah daerah juga berperan, diantaranya memberikan pelatihan untuk kelompok pekerja miskin guna meningkatkan kemampuan (upskilling), memberi pelatihan bagi lulusan SMK atau vokasi dan lainnya. "Anggaran pusat terbatas, karena itu daerah harus berperan dalam investasi SDM," katanya. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Sudah Punya Dua Cucu, Iriana Mengaku Tetap Tegang Menanti Kelahiran Cucu Ketiganya

Image

News

Jan Ethes Jenguk Adik Bersama Keluarga Ibunya, Mbah Jokowi Nyusul Bersama Ibu Negara

Image

News

Diberi Nama La Lembah Manah, Nama Cucu Ketiga Jokowi Punya Makna Mendalam

Image

News

Presiden Jokowi Terus Pantau Perkembangan Pascagempa 7,1 SR di Maluku dan Sulawesi

Image

News

FOTO Presiden Jokowi Resmikan Tol Terpanjang Trans Sumatera

Image

News

Gibran Berharap Putri Keduanya Bisa Buat Solo Lebih Adem

Image

News

Cucu Ketiga Jokowi Lahir, JK Berencana ke Solo

Image

News

Jokowi Serahkan Nama Cucu Ketiga ke Gibran

Image

Ekonomi

Banyak Perusahaan Kehilangan Karyawan Akibat Menjamurnya Startup, Lalu Sistem Jaminannya?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Sea Games
Esport

Tim Esport Indonesia Berniat ''Kuras'' Medali SEA Games 2019

Pada ajang SEA Games 2019 di Filipina nanti, akan ada enam nomor yang dipertandingkan di cabang olahraga Esport.

Image
Sea Games
Softball

Timnas Softball Putra Targetkan Masuk Final

Lawan berat Indonesia untuk meraih emas di SEA Games 2019 adalah tuan rumah Filipina.

Image
Sea Games
Softball

Pelatih Timnas Softball: Kami Fokus Latihan Defense

"Yang utama defense dulu karena kalau bisa defense, kita bisa meredam lawan." kata Leonard Djarkasih.

Image
Sea Games
Kontingen Indonesia

Menpora: Total Bonus Atlet SEA Games 8 Miliar

"Untuk atlet yang meraih medali emas, perak, dan perunggu, pasti akan kita berikan."

Image
Sea Games
Kontingen Indonesia

Kirim 837 Atlet, Menpora Kurangi Target Medali Indonesia di SEA Games 2019

Menpora bahkan tak menargetkan Indonesia untuk menjadi juara umum.

Image
Sea Games
Kontingen Indonesia

Menpora: Penambahan Atlet dan Anggaran Sudah "Clear"

Menpora menyebut Indonesia mengirim 837 dari yang semula hanya 773 atlet disertai dengan anggaran tambahan Rp59 miliar untuk SEA Games.

Image
Sea Games
Indonesia U-23 vs Iran U-23

Preview: Jamu Iran Jadi Tolak Ukur Persiapan Timnas U-23

"Laga nanti juga menjadi bahan evaluasi tim menentukan pemain yang akan dibawa ke Filipina," kata Indra Sjafri.

Image
Sea Games
Bulutangkis

Leo Kurang Fit, PBSI Masukkan Daniel ke Skuat SEA Games

Leo Rolly Carnando yang semulanya memperkuat Indonesia digantikan oleh Daniel Marthin dengan alasan kebugaran.

Image
Sea Games
Sepakbola

Menpora Minta Timnas Abaikan Media Sosial Selama SEA Games

"Kebiasaan kita kalau mereka bagus pujiannya luar biasa. Begitu mereka jelek akan dikritik habis-habisan juga," kata Zainudin Amali.

Image
Sea Games
Sepakbola

Menpora Percaya Cabang Sepakbola Berjaya di SEA Games

"Masuk (ke ruangan tim) dan pegang tangan mereka saya optimistis bahwa kita bisa berprestasi di Filipina," kata Zainudin Amali.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Sarankan Menteri BUMN Konsultasi dengan KPK Soal Ahok, Andre Rosiade Kena 'Tampar' Profesor USU

  2. Salmafina Tak Lagi Main Medsos, Sunan Kalijaga: Yang Penting Gak Keluar dari Rumah

  3. Politisi ini Sebut Penganut Khilafah Pasti Gak Suka Ahok di BUMN

  4. Aset First Travel Tak Dikembalikan ke Korban dan Disita Negara, Tengku Zulkarnain: Negara Rugi Apa?

  5. Bakal Jadi Sarjana Termuda di Dunia, 7 Fakta Menarik Laurent Simons si Bocah Berusia 9 Tahun

  6. Soal Pengangkatan Ahok di BUMN, Erick Thohir: Sandi Aja Nilai Positif!

  7. Aksinya Saat Lawan Arah Viral, Ini Klarifikasi Pelaku dan Istrinya

  8. Deddy Corbuzier Singgung Anggaran Aica Aibon, Anies: Itu Emang Malu-maluin

  9. Banyak Perusahaan Kehilangan Karyawan Akibat Menjamurnya Startup, Lalu Sistem Jaminannya?

  10. Tim Dokter yang Menangani Persalinan Anak Kedua Selvi Ananda Sama Seperti Kelahiran Jan Ethes

Available

fokus

Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Pejuang Kanker Payudara
Available

kolom

Image
Erizky Bagus Zuhair

Heritage Port Sunda Kelapa, dari Rempah-rempah ke Pariwisata

Image
UJANG KOMARUDIN

Memerangi Radikalisme

Image
Abdul Aziz SR

Pentingnya Tenaga Ahli DPRD

Image
Hasan Aoni

Secuil Kabar dari Amerika tentang Sri

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Sepak Terjang Erna Hernawati Mengawal UPN Veteran Jakarta

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Sosok

Image
Ekonomi

Pendidik hingga CEO, Ini 5 Fakta Menarik Ken Ratri Iswari, Pendiri Geekhunter

Image
News

6 Potret Hangat Fadli Zon Antar Ibunda Pulang Kampung ke Payakumbuh

Image
News

Liburan ke Lombok hingga Nongkrong di Kafe, 8 Potret Terbaru Mantan Menteri ESDM Ignasius Jonan