News

Fix Se-Indonesia Kena Prank! PPATK Pastikan Donasi Rp2 Triliun Keluarga Akidi Tio Palsu

Uangnya tidak ada


Fix Se-Indonesia Kena Prank! PPATK Pastikan Donasi Rp2 Triliun Keluarga Akidi Tio Palsu
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang baru, Dian Ediana Rae, mengucapkan sumpah jabatan saat dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu 6 Mei 2020. Foto: Edwin Dwi Putranto/Republika/Pool ()

AKURAT.CO, Bukti terbaru sumbangan keluarga Akidi Tio palsu diungkap Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Ketua PPATK Dian Ediana Rae menyebut bilyet giro Rp 2 triliun milik Heryanti Tio tidak ada uangnya.

"Sampai dengan kemarin sore kami sudah melakukan analisis dan pemeriksaan, dan dapat disimpulkan kalau uang yang disebut dalam bilyet giro itu tidak ada," kata Dian Ediana, Rabu (4/8/2021).

Dian meyebut berdasarkan hasil pemeriksaan saldo di rekening milik Heryanti Tio, anak bungsu mendiang Akidi Tio, tidak mencapai Rp2 triliun. Namun berapa saldo pastinya, mantan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia untuk Eropa di London ini tidak menyebutkan.

"Jumlahnya sangat jauh dari komitmen Rp 2 triliun," ucap dia, yang juga mengatakan hasil pemeriksaan akan segera disampaikan kepada Kapolri dan Kapolda Sumsel.

Dian, seperti dilansir CNBC Indonesia, mengatakan lembaganya menaruh perhatian sejak rencana sumbangan keluarga Akidi Tio dipublikasikan. Selain karena profile penyumbang, perhatian tertuju karena sumbangan diterima oleh pejabat publik, yakni Kapolda Sumsel.

"Keterlibatan pejabat publik seperti ini memerlukan perhatian PPATK agar tidak mengganggu nama baik yang bersangkutan dan institusi kepolisian," jelasnya.

Dian berharap masyarakat tidak terus berspekulasi terkait sumbangan Akidi Tio. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa uang Rp2 triliun dalam bilyet giro Heryanti tidak ada.

"Iya supaya masyarakat tidak terus berspekulasi, kasihan kan," demikian kata Dian Ediana Rae.

Bilyet giro adalah surat perintah dari penarik kepada bank tertarik untuk melakukan pemindahbukuan sejumlah dana kepada rekening penerima. Berbeda dengan cek, penerima dana dalam bilyet giro tidak bisa melakukan pencairan secara tunai tetapi harus melalui pemindahbukuan rekening.

Se-Indonesia Kena Prank PPATK Pastikan Donasi Rp2 Triliun Keluarga Akidi Tio Palsu - Foto 1Bilyet giro yang diduga miliki anak Akidi Tio [ist]

Foto di atas bereda di media sosial Selasa (3/8) kemarin. Foto itu disebut-sebut bilyet giro Rp 2 triliun sumbangan dari Heriyanti untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan. Di dalam bilyet giro tersebut tertera nomor rekening penerima atas nama Heni Kresnowati, dan bank PT Bank Mandiri (Persero), Tbk.[]