Olahraga

Scott Redding: Mandalika Asyik, tapi Drainase Perlu Ditingkatkan

Meski dalam kondisi hujan, Scott Redding tetap membalap dengan persaingan ketat.


Scott Redding: Mandalika Asyik, tapi Drainase Perlu Ditingkatkan
Para pembalap melakukan start di Race 2 WorldSBK 2021 di Sirkuit Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (21/11), dalam kondisi trek yang basah (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Pembalap World Superbike (WSBK) asal Inggris, Scott Redding, mengaku terkejut bahwa lintasan Sirkuit Internasional Jalan Raya Mandalika punya cengkeraman yang kuat terhadap ban meski dalam kondisi hujan. Redding mengaku tetap bisa cepat pada balapan di sirkuit anyar itu kemarin.

“Treknya punya cengkeraman yang kuat, jadi cukup mengasyikkan karena tidak banyak yang licin jadi Anda bisa tampil menekan sama halnya di kondisi kering,” kata Redding di Mandalika, Lombok, Nusa Tengara Barat, Minggu (21/11), sebagaimana dipetik dari Antara.

“Apabila suhunya lebih rendah saya rasa trek ini memiliki cengkeraman yang besar tapi sejauh ini balapannya asyik di Mandalika.”

Balapan WSBK di Mandalika merupakan ajang pertama yang menjajal sirkuit baru tersebut sekaligus seri terakhir musim ini. Redding yang pernah tampil di MotoGP dalam periode 2014-2018 tersebut mengakhiri musim di posisi ketiga.

Redding sebenarnya berniat untuk tampil berhati-hati mengingat lintasan basah dan hujan deras yang mengguyur Mandalika kemarin. Namun, ia kemudian tetap berpacu dengan persaingan ketat untuk menghibur penggemar sekaligus meraih posisi kedua di race kedua.

“Saya akan mencoba tikungan pertama dan melihat apa yang terjadi dan menyajikan pertunjukan. Saya biasanya konservatif tetapi tidak hari ini, saya banyak menyalip dan menyalip karena saya ingin menghibur,” ucap Redding.

Redding menceritakan bahwa ia bersaing ketat dengan Jonathan Rea yang akhirnya menjadi pemenang di seri Mandalika. Dengan kondisi hujan di tengah sirkuit yang baru, pembalap tim Aruba.it Racing–Ducati tersebut mengaku seri Mandalika merupakan pertarungan terbaik dalam kondisi hujan.

“Ketika saya di belakang saya merasa lebih cepat lalu saya menyalipnya. Ketika dia di belakang, dia merasa lebih kencang lalu menyalip lagi, ini aneh,” kata Redding.

Namun demikian, pembalap yang pernah tampil di MotoGP untuk Honda, Ducati, dan Aprilia tersebut masih mencatat soal drainase (saluran) air di Sirkuit Mandalika.

“Trek ini dibangun dalam waktu yang cukup cepat. Ketika terburu-buru Anda sering membuat kesalahan, itu normal dan tentunya jangan berharap hujan, hujan deras seperti ini,” kata Redding.

“Drainase salah satu hal yang perlu ditingkatkan tapi kita masih belajar karena ketika kita melihat ke sini enam bulan lalu ini belum jadi apa-apa.”[]