News

Sayangkan Refly Harun Masuk KAMI, Abdillah Toha: Ini Jelas Gerakan Politik Bukan Gerakan Moral


Sayangkan Refly Harun Masuk KAMI, Abdillah Toha: Ini Jelas Gerakan Politik Bukan Gerakan Moral
Salah satu pendiri Partai Amanat Nasional Abdillah Toha (Screencapture)

AKURAT.CO, Salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Abdillah Toha menyayangkan Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun ikut dalam Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

"Bung @ReflyHZ, sayang anda kok ikut ikutan yang begini," tulis @AT_AbdillahToha di Twitter, Selasa (19/8/2020).

Abdillah Toha merasa jika inisiator KAMI mengarah pada gerakan politik bukan moral.

"Kalau lihat inisiatornya ini jelas gerakan politik. Bukan gerakan moral. Setuju ada gerakan moral tapi ini adalah gerakan sakit hati politik," katanya.

Seperti diketahui, Tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Refly Harun mengajak masyarakat untuk menghadiri deklarasi KAMI pada Selasa, 18 Agustus 2020.

Refly menyebut, deklarasi KAMI akan dilakukan di Lapangan Tugu Proklamasi, Jalan Pegangsaan Timur, Jakarta Pusat.

"Dalam rangka peringatan 75 tahun kemerdekaan RI dan Hari Pancasila serta refleksi keprihatinan kebangsaan, KAMI mengharapkan kebersamaan saudara pada deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)," ujar Refly lewat tayangan di channel Youtube pribadinya dipublikasi pada Senin (17/8/2020).

Refly mengatakan, masyarakat yang hendak datang ke acara deklarasi KAMI diharapkan menggunakan busana keagamaan, kedaerahan atau batik lengan panjang.

Sebelumnya, Din Syamsuddin, inisiator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) menjelaskan, KAMI adalah gerakan moral masyarakat Indonesia dari berbagai elemen dan komponen bangsa yang tujuannya tidak lain untuk terwujudnya keadilan masyarakat Indonesia. Atas dasar itu, KAMI juga berdimensi politik, tetapi bukan politik praktis.

"Kalaupun KAMI bergerak ke dimensi poltik, adalah politik moral. Ini lebih tinggi dari politik praktis. Dan ini dijamin oleh UU untuk berserikat, untuk melakukan 'social control'," katanya saat konferensi pers "Penjelasan Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)" secara daring, Sabtu.

Ia menyebutkan setidaknya 150 tokoh yang telah bergabung dengan KAMI yang akan dideklarasikan pada Selasa, 18 Agustus 2020, pukul 10.00 WIB di Tugu Proklamasi, Pegangsaan Timur, Jakarta. Di antara 150 tokoh itu, yakni Rachmawati Soekarnoputri, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli, mantan Menteri Kehutanan MS Ka'ban, dan Ketua Umum FPI Sobri Lubis.[]