News

Satu Rumah dan Sejumlah Kebun Dirusak Gajah Liar di Nagan Raya

Gajah liar mengobrak-abrik sejumlah kebun dan satu rumah warga di Nagan Raya Aceh


Satu Rumah dan Sejumlah Kebun Dirusak Gajah Liar di Nagan Raya
Pawang gajah (mahout) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengawasi gajah Sumatera jinak yang membasuh tubuh dengan air di Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree, Aceh Besar, Aceh, Selasa (25/2/2020). Gajah jinak BKSDA Aceh yang ditempatkan di PLG Saree dan lima Concervation Respomse Unit (CRU) dimanfaatkan untuk menangani konflik satwa dan bertugas melakukan penggiringan gajah liar yang memasuki pemukiman penduduk ke habitatnya. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

AKURAT.CO, Sejumlah kebun milik warga mengalami kerusakan parah setelah diobrak-abrik seekor gajah liar di Desa Tuwi Meuleusong Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Minggu (24/01/2021).

Gajah tersebut juga merusak satu unit rumah warga transmigrasi lokal (translok) di Desa Ketubung Tunong, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya.

“Alhamdulillah tidak ada warga yang menjadi korban jiwa dalam musibah ini,” kata Kepala Desa Tuwi Meuleusong Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya Aceh Arfandi.

Menurutnya, saat ini sebagian masyarakat yang bermukim di kedua desa tersebut masih ketakutan karena masih trauma dengan amukan gajah yang terjadi di pemukiman masyarakat setempat.

Arfandi mengakui, selama ini konflik yang terjadi antara masyarakat dan gajah liar di daerah ini telah meresahkan masyarakat di Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

Dampak dari gangguan tersebut telah menyebabkan kerugian di kalangan masyarakat karena tanaman pertanian seperti padi dan aneka palawija yang ditanami petani, turut rusak akibat serangan gajah, katanya.

“Kami berharap gangguan gajah di Kabupaten Nagan Raya ini segera diatasi pihak terkait, sehingga tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat secara terus-menerus,” kata Afrandi mengharapkan.[]

Sumber: Antara