News

Satu PDP Corona di Kalsel Meninggal Dunia


Satu PDP Corona di Kalsel Meninggal Dunia
Spanduk himbauan tentang Covid-19 di Puskesmas Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (11/4/2020). Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Cipondoh ketika merabaknya wabah pandemi Covid-19, mewajibkan seluruh tenaga medisnya menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti baju hazmat, masker dan face shield yang sudah berjalan sekitar dua minggu. Menurut Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Puskesmas Cipondoh, Melya Yuliastiny, layanan saat ini pun dibagi dua, untuk pasien yang ingin berobat s (AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo)

AKURAT.CO, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), Taufiqurrahman Hamdie, mengungkapkan bahwa satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kabupaten Balangan yang sempat dirawat di Rumah Rakit Badaruddin Kasim Tanjung meninggal dunia.

"Pasien yang meninggal hasil rapid test-nya reaktif dan belum dipastikan positif COVID-19 karena tidak dilakukan swab test," ungkapnya di Tabalong, Senin (25/5/2020).

Pria yang akrab disapa Taufik itu menjelaskan, PDP asal Balangan tersebut sempat dirawat di RSU Balangan, seminggu kemudian dibawa ke rumah sakit Tanjung.

“Pasien sempat satu hari dirawat di unit isolasi, terus malam tadi dirujuk ke RSUD Badaruddin Kasim Maburai dan jam 1 malam meninggal," ujarnya.

Kemudian, lanjut Taufik, pasien yang berusia 44 tahun itu diantar ke Balangan untuk dimakamkan.

Sementara itu, hingga saat ini kasus positif pandemi Covid-19 atau Virus Corona di Kabupaten Tabalong nihil menyusul sembuhnya enam pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19, sementara itu jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) delapan orang dan PDP dua orang.[]

Sumber: Antara

Ainurrahman

https://akurat.co