News

Satu Kabupaten di Jambi Masuk Zona Merah COVID-19

Satgas COVID-19 Provinsi Jambi menyatakan Kabupaten Tebo masuk pada zona merah COVID-19 atau zona resiko tinggi penularan COVID-19


Satu Kabupaten di Jambi Masuk Zona Merah COVID-19
Karyawan melintas di papan Index Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Saham Efek Jakarta, Jumat (5/3/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Satgas COVID-19 Provinsi Jambi menyatakan Kabupaten Tebo masuk dalam zona merah COVID-19 atau zona resiko tinggi penularan COVID-19.

"Kabupaten Tebo berada pada zona merah COVID-19. Adapun Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang sebelumnya berada pada zona merah kini berada pada zona oranye COVID-19," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Provinsi Jambi Johansyah di Jambi, Rabu (09/06/2021).

Selain itu, sembilan kabupaten/ kota lainnya di Jambi berada pada zona oranye COVID-19 atau zona resiko sedang penularan COVID-19, yaitu Kota Jambi, Kota Sungai Penuh, Kabupaten Bungo, Merangin, Sarolangun, Batanghari, Tanjung Jabung Barat, Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Sementara Kabupaten Kerinci berada pada zona kuning COVID-19.

Selain itu juga terdapat tambahan 148 orang pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah itu. Diantaranya 49 orang di Kota Jambi, 45 orang di Kabupaten Muaro Jambi dan 20 orang di Tanjung Jabung Timur.

Kemudian, 14 orang di Kota Sungai Penuh dan masing-masing sepuluh orang di Kabupaten Tebo dan Kerinci. Dengan demikian total pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah itu berjumlah 10.378 orang.

Tambahan pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh berjumlah 80 orang. Diantaranya 31 orang di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, 30 orang di Kota Jambi dan 17 orang di Kabupaten Muaro Jambi. Selanjutnya masing-masing satu orang di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Kerinci.

Hingga saat ini pasien COVID-19 yang sudah dinyatakan sembuh di daerah itu berjumlah 8.325 orang. Dan yang masih menjalani proses perawatan berjumlah 1.857 orang yang tersebar di sebelas kabupaten dan kota.

"Dan pasien COVID-19 yang meninggal dunia hingga saat ini berjunlah 196 orang," kata Johansyah.

Satgas COVID-19 Provinsi Jambi menghimbau masyarakat di daerah itu untuk menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara disiplin. Yakni mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas ke luar daerah.[]

Sumber: Antara