News

Satpolair Patroli Antisipasi Pemudik Ilegal di Perairan Selatpanjang Riau

Personel kepolisian dari Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, melakukan patroli di perairan Selatpanjang


Satpolair Patroli Antisipasi Pemudik Ilegal di Perairan Selatpanjang Riau
Angkatan Laut Iran berpatroli di wilayah perairannya (EPA)

AKURAT.CO, Personel kepolisian dari Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, melakukan patroli di perairan Selatpanjang guna mengingatkan bahaya COVID-19 sekaligus mengantisipasi pemudik ilegal melalui jalur laut.

Kepala Satuan Polair, Polres Kepulauan Meranti, AKP Yosi Marlius di Selatpanjang, Selasa (11/05/2021) mengatakan patroli tersebut telah dilakukan beberapa kali dengan menyisir ke sejumlah pelabuhan  padat nelayan.

Sembari menyampaikan imbauan tentang protokol kesehatan dan peniadaan mudik lebaran, petugas juga memberikan bantuan sembako.

Dia mengatakan patroli ini merupakan bagian dari kegiatan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2021 yang diluncurkan Polda Riau.

Selain itu, kegiatan patroli ini  juga untuk mengantisipasi adanya kapal penumpang yang beroperasi, dalam rangka pengendalian penyebaran COVID-19 selama perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah.

"Selama patroli berlangsung, petugas tidak menemukan kapal-kapal penumpang yang masih beroperasi di wilayah Kepulauan Meranti," kata Yosi.

Dia juga berterimakasih kepada masyarakat yang sudah menaati anjuran pemerintah terkait larangan mudik, terutama di jalur laut mengingat ancaman COVID-19 masih ada dan dirasakan warga.

Pihaknya juga memberi penjelasan kepada masyarakat di pelabuhan, bahwa alasan larangan mudik pada Lebaran tahun ini karena pandemi COVID-19 masih belum berakhir.

Terkait pemberian paket sembako, dia berharap dapat meringankan kebutuhan warga yang terdampak wabah virus itu, khususnya para nelayan.

"Personel di lapangan juga menyampaikan imbauan tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan dan tidak mudik lebaran agar terhindar dari virus corona," bebernya.[]

Sumber: Antara

Yohanes Antonius

https://akurat.co