News

Satpol PP Tambah Personel  Antisipasi PKL Tanah Abang Melapak Jelang Jam Bubaran Pasar

Arifin mengakui bahwa anak buahnya sudah beberapa kali memergoki PKL bandel.


Satpol PP Tambah Personel  Antisipasi PKL Tanah Abang Melapak Jelang Jam Bubaran Pasar
Warga sedang melintas di samping lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di jalur pedestrian Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta, Minggu (17/5/2020). Pedagang Kaki Lima (PKL) kembali berjualan memadati jalur pedestrian Jalan Jatibaru, Tanah Abang. Beberapa pedagang mengaku, walaupun tengah berlangsung pembatasan sosial berskala besar (PSBB), mereka terpaksa harus berjualan kembali untuk menyambung hidup, mencari nafkah untuk keluarga. Pedagang pun berharap dagangannya laku dikala masa sulit seperti saat (AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo)

AKURAT.CO, Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat masih nekat berjualan di atas trotoar di Jalan Jati Baru dan Jalan Haji Mas Mansyur. Mereka menggelar lapak pada sore hari jelang bubaran Pasar Tanah Abang sekitar pukul 16.00 WIB.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta Arifin mengakui bahwa anak buahnya sudah beberapa kali memergoki PKL bandel. Keberadaan mereka berpotensi menyebabkan kerumunan.

"Iya kemarin itu PKL ada yang muncul," kata Arifin di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat Jumat (7/5/2021).

Arifin mengatakan sudah menambah jumlah personel Satpol PP yang diterjunkan di Tanah Abang. Semula 200 personel disiagakan, kini ditambah menjadi 500 orang.

"Oleh karenanya kita kemudian menambah personil, kekuatan personil Satpol PP yang awalnya hanya 200 orang, kemudian kita tempatkan sekarang ini lebih dari 500 orang petugas gabungan yang kita libatkan dari lima wilayah kota," terangnya.

Arfin tidak menjelaskan secara rinci mengenai penindakan kepada para PKL. Namun dia berharap kegiatan perekonomian di tempat ini tetap menggeliat dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

"Harapannya kegiatan ekonominya tetap jalan, tetapi prokes tetap harus dipatuhi, tidak berkerumun, kemudian tetap menggunakan masker makanya ada penindakan-penindakan. Jadi yang nggak pake masker pun yang berlalu lalang di Tanah Abang itu baik itu penjual pembelinya tetap dikenakan tindakan," tuturnya.

Arifin melanjutkan, dalam satu dua hari ke depan pihaknya akan mendirikan posko agar petugas keamanan di sana bisa memantau kondisi di sekitar Tanah Abang.

"Beberapa tempat memang ada semacam tenda yang memang kita tempatkan, mulai dari jalan Jati Baru, terus kemudian ke Jalan Fachrudin, kemudian lagi ke Jalan Haji Mas Mansyur," tukasnya.[]

Arief Munandar

https://akurat.co