News

Satire, Husin Alwi: Korupsi Miliaran Rupiah Sama Hukumannya dengan Maling Kotak Amal, Mana Keadilannya?

Husin Alwi Shihab menyorot keinginan terdakwa kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster Edhy Prabowo bebas dari segala tuduhan.


Satire, Husin Alwi: Korupsi Miliaran Rupiah Sama Hukumannya dengan Maling Kotak Amal, Mana Keadilannya?
Menteri KKP Edhy Prabowo usai diperiksa di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Rabu (25/11/2020). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Ketua Cyber Indonesia, Husin Alwi Shihab menyorot keinginan terdakwa kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster Edhy Prabowo bebas dari segala tuduhan.

Awalnya, Husin melihat kicauan politisi Partai Solidaritas Indonesia Muannas Alaidid yang berharap Edhy menjatuhkan hukuman lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Muannas juga menyamakan kasus yang menjerat Edhy dengan kasus pencurian celengan masjid yang diputus Pengadilan Negeri Sigli selama 4 tahun penjara. Padahal barang buktinya hanya Rp4,6 juta, sangat kecil bila dibanding dengan dugaan korupsi Edhy.

"Saya berharap hakim menjatuhkan putusan lebih tinggi dari tuntutan (ultra petita) terlebih korupsi dilakukan saat pandemi dengan nilai miliaran rupiah. Karena tuntutan 5 tahun ini melukai rasa keadilan, kedudukan istri & anak bukan fakta hukum, tidak dapat dijadikan acuan hakim dalam mengambil putusan," tutur Muannas sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari akun Twitter @muannas_alaidid, Sabtu (10/6/2021).

Edhy dituntut 5 tahun penjara dan denda Rp400 juta subsider 6 bulan kurungan. Ditambah dengan kewajiban membayar uang pengganti senilai Rp9,6 miliar dan USD 77 ribu.

Edhy dinilai terbukti menerima suap Rp24,6 miliar dan USD 77 ribu dari para pengusaha pengekspor benih benur lobster (BBL) terkait pemberian izin budi daya dan ekspor tahun 2020.

Edhy didakwa melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

"Padahal pasal yang dianggap terbukti oleh JPU Ex Pasal 12 A UU Tipikor ancamannya seumur hidup & paling singkat 4 tahun, masa hanya dituntut 5 tahun? Kok disamakan dengan Asnawi, pencuri celengan masjid yang diputus PN Sigli 4 tahun penjara dengan barang bukti hanya Rp4,6 juta. Ayok kita kawal bersama putusan hakim nanti," tutur Muannas.

Husin ikut mendukung pernyataan Muannas. Dia berharap Edhy dihukum maksimal.

"Sepakat bib.. mesti dihukum maksimal. Hukuman tidak sesuai dengan nilai yang dikorupsi. Masa korupsi miliaran rupiah dihukum sama dengan pencuri kotak amal? Di mana keadilannya?," tutur Husin lewat akun Twitter @HusinShihab.[]