News

Satgas: Pasien COVID-19 di Babel Bertambah 279 Orang

Pasien COVID-19 wajib isolasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertambah 279 orang, sehingga total menjadi 1.686 jiwa.


Satgas: Pasien COVID-19 di Babel Bertambah 279 Orang
Dalam foto ini, tim petugas kesehatan tengah merawat pasien di COVID-19 di UGD rumah sakit di Tarzana, California (Apu Gomes/AFP)

AKURAT.CO, Pasien COVID-19 wajib isolasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertambah 279 orang, sehingga total warga terkonfirmasi virus corona menjalani karantina menjadi 1.686 jiwa.

"Hari ini tingkat orang positif COVID-19 wajib isolasi dan perawatan naik 8,91 persen dibandingkan hari sebelumnya," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Babel Andi Budi Prayitno di Pangkalpinang, Sabtu (5/6/2021).

Ia menjelaskan sebanyak 1.686 orang masih dirawat atau menjalani karantina dan isolasi, tersebar di Kota Pangkalpinang 411, Bangka 396, Bangka Tengah 245, Bangka Barat 298, Bangka Selatan 125, Belitung 97 dan Kabupaten Belitung Timur 114 orang pasien.

Sementara itu, 279 orang dinyatakan terkonfirmasi COVID-19 pada Jumat malam tersebar di Kota Pangkalpinang 125, Bangka 33, Bangka Tengah 22, Bangka Barat 48, Bangka Selatan 6, Belitung 17 dan Belitung Timur 28 orang.

"Dengan penambahan 279 orang yang terkonfirmasi COVID-19, maka hal ini semakin mengafirmasi bahwa penyebaran dan penularan virus Corona belum berakhir, masih terus terjadi dan faktanya virus ini ada di sekitar kita," ujarnya.

Ia mengatakan setelah kemarin tidak ada orang yang terkonfirmasi COVID-19 meninggal dunia, maka hari ini diinformasikan tiga orang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang meninggal dunia akibat COVID-19, terdapat di Kabupaten Bangka dua orang dan Bangka Selatan satu orang pasien.

"Kematian orang yang terkonfirmasi COVID-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi berjumlah 277 (dua ratus tujuh puluh tujuh) orang atau 1,46 persen," katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin menerapkan prokes 5M yakni menggunakan masker, menjaga jarak dan sebisa mungkin menghindari kerumunan/keramaian, serta mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer dan mengurangi mobilitas.

"Kami berharap masyarakat lebih mendisiplinkan diri mematuhi prokes, guna menekan angka kasus penyebaran dan kematian karena virus corona ini," katanya. []

Sumber: Antara