News

Satgas BUMN Sleman Bagikan Ribuan Masker untuk Pengunjung Candi Prambanan

Sebagai salah satu bentuk kampanye protokol kesehatan, Satgas BUMN Sleman bagikan 1000 masker


Satgas BUMN Sleman Bagikan Ribuan Masker untuk Pengunjung Candi Prambanan
Satgas COVID-19 BUMN Kabupaten Sleman membagikan masker kain kepada pengunjung objek wisata Candi Prambanan. (Antara photo)

AKURAT.CO, Upaya menyetop penyebaran virus COVID-19 terus dilakukan. Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, membagikan 1.000 masker kain gratis kepada pengunjung di objek wisata Candi Prambanan, Minggu, (8/11/2020).

Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari pembagian 5.000 masker kain yang dilakukan Satgas COVID-19 BUMN Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian BUMN terhadap upaya pencegahan penyebaran COVID-19," kata Koordinator Satgas COVID-19 BUMN Kabupaten Sleman, Usmansyah saat membagikan masker kain di Candi Prambanan.

baca juga:

Menurut dia, sebelumnya dari Satgas COVID-19 BUMN DIY mendistribusikan 5.000 masker untuk kabupaten/kota masing-masing sebanyak 1.000 masker.

"Kemudian di Kabupaten Sleman sengaja pembagian masker kami lakukan untuk pengunjung Candi Prambanan, ini juga sebagai upaya memulihkan wisata di Candi Prambanan," katanya.

Usmansyah yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Pimissima (Persero) ini menyebutkan bahwa Candi Prambanan merupakan ikon pariwisata Yogyakarta dan Kabupaten Sleman.

"Setelah sempat beberapa waktu lalu tutup akibat pandemi, sekarang Candi Prambanan sudah dibuka kembali dengan protokol kesehatan. Ini juga sebagai salah satu kampanye untuk selalu disiplin protokol kesehatan," tuturnya.

Masker kain yang dibagikan merupakan masker berbahan kain tiga lapis yang direkomendasikan selama pandemi COVID-19. Selain mampu menangkal cairan droplet, masker ini juga terdapat filter penahan partikel serta Ada lapisan kain katun yang nyaman digunakan untuk kulit.

Masker ini dapat dicuci dan digunakan kembali oleh pemiliknya. Saat ini banyak masker yang digunakan masyarakat yang tidak sesuai rekomendasi Satgas. Seperti masker scuba atau masker kain satu lapis.

Sumber: ANTARA