News

Satgas Bakal Tagih Utang BLBI Senilai Rp110 Triliun dari Para Obligor

Satgas Bakal Tagih Rp110 Triliun dari Para Obligor BLBI


Satgas Bakal Tagih Utang BLBI Senilai Rp110 Triliun dari Para Obligor
Menkopolhukam Mahfud MD (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Pemerintah terus memburu pihak-pihak yang berutang pada dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Sekalipun kini upaya penagihan hutang itu kini jauh lebih sulit, pemerintah bertekad mengembalikan hak negara dari para pengutang dana BLBI meskipun proses hukum atas kasus itu telah dihentikan secara resmi.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyampaikan bahwa pemerintah sudah menghitung secara cermat total utang yang dibawa kabur para obligor.

Angka paling aktual yang akan ditagih terkait aliran dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) berjumlah Rp 110,454 triliun.

"Hitungan terakhir per hari ini, tadi, tagihan utang dari BLBI ini setelah menghitung sesuai dengan perkembangan jumlah kurs uang, kemudian pergerakan saham, dan nilai-nilai properti yang dijaminkan, per hari ini yang kemudian menjadi pedoman adalah sebesar Rp110.454.809.645.467,” ujar Mahfud dalam keterangan persnya usai memimpin rapat Satgas BLBI di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (15/4/2021).

Mahfud menerangkan total piutang Rp110.454 triliun itu terdiri dari enam macam tagihan. Antara lain, tagihan berbentuk kredit yang jumlahnya sekitar Rp101 triliun dan berbentuk properti bernilai lebih dari Rp8 triliun.

"Lalu ada yang bentuknya rekening uang asing, kan itu bergerak terus angkanya. Ada yang berbentuk saham,” katanya.

Dari enam jenis tagihan itu, terdapat 12 permasalahan yang akan jadi hambatan dalam upaya penagihan. Mulai dari properti yang dijaminkan sudah berpindah tangan karena digugat pihak ketiga hingga aset yang sudah berpindah ke luar negeri.

Tetapi, Mahfud yakin akan hal tersebut. Ia bahkan menyebutkan Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI telah menyiapkan strategi untuk menjawab masing-masing permasalahan yang ada.

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu