News

Sasaran Vaksinasi Tahap II di Kota Probolinggo Capai 15.000 Orang

Sementara untuk target penyelesaian perkiraan bulan April-Mei telah tuntas vaksinasi tahap II


Sasaran Vaksinasi Tahap II di Kota Probolinggo Capai 15.000 Orang
Tenaga kesehatan bersiap menyuntikan vaksin terhadap warga lanjut usia di RSUD Koja, Jakarta, Selasa (23/2/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Sasaran vaksinasi tahap II untuk pelayan publik di Kota Probolinggo, Jawa Timur, mencapai 15.000 orang dan tahapan dipastikan berjalan sesuai rencana setelah sebanyak 1.810 vials vaksin COVID-19 tiba di Kantor dinas kesehatan kota setempat, Selasa (23/2/2021).

Vaksin Sinovac diangkut oleh kendaraan Bio Farma diserahkan oleh Staf Seksi Surveilans Dinkes Provinsi Jatim Suradi kepada Kepala Bidang P2P Dinkes Kota Probolinggo Eko Sudiwiharti dengan bantuan tim pengamanan dari Polda Jatim.

Vaksin COVID-19 yang sudah diterima itu langsung disimpan di dalam boks penyimpanan di gudang dinkes, dengan suhu 2 – 8 derajat celcius dan mampu bertahan selama 2 x 24 jam.

"Vaksinasi untuk pelayan publik akan mulai dilaksanakan pada Rabu (24/2) di beberapa fasilitas layanan kesehatan setempat," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kota Probolinggo dr. NH Hidayati.

Ia mengatakan sasarannya adalah petugas pelayan publik, yakni TNI, Polri, ASN, Non-ASN di Pemerintah Kota Probolinggo, BUMN, BUMD, kemudian pedagang pasar, ojek daring, termasuk wartawan.

"Untuk vaksinasi tahap II, Dinkes P2KB telah mendata dan menargetkan 15.000 orang yang akan menerma vaksin. Sementara untuk target penyelesaian perkiraan bulan April-Mei telah tuntas vaksinasi tahap II (suntikan pertama dan kedua)," katanya.

Bagi yang masuk kriteria sasaran vaksinasi tahap II diminta untuk selalu menjaga kondisi kesehatan dan memastikan bahwa badan peserta penerima vaksin itu dalam keadaan sehat dan tidak ada gejala.

"Kalau memang ada gejala tolong disampaikan kepada PIC-nya dan penanggung jawabnya agar dijadwal ulang, sehingga diharapkan semua pelayan publik bisa menerima vaksin itu," ujarnya.[]