News

Sasar Jalan Protokol, Polda Metro Jaya Uji Coba ETLE Mobile Besok

Sasar Jalan Protokol, Polda Metro Jaya Uji Coba ETLE Mobile Besok
Kendaraan melintas di Jalan Tol Dalam Kota, kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (30/3/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mulai uji coba Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile, Rabu (7/12/2022) besok.

"Sudah siap, dan ini akan dicoba ke masyarakat untuk melakukan peningkatan pada Rabu ini," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman kepada wartawan, Selasa (6/12/2022).

Latif mengatakan, saat ini pihaknya telah menyediakan 11 ETLE Mobile untuk menjaring pelanggar lalu lintas di sejumlah jalan protokol di DKI Jakarta.

baca juga:

Eks Dirlantas Polda Jatim itu menerangkan kendaraan yang telah terpasang kamera ETLE mobile ini mengitari sejumlah ruas jalan di Jakarta. Namun, ia tak menjelaskan secara rinci lokasi uji coba tersebut.

"Ya seluruh ruas jalan, nanti muter seluruh ruas jalan Jakarta, jalur-jalur protokol di Jakarta gitu aja lah," ucap Latif.

Lebih lanjut, Latif mengatakan ETLE mobile ini akan resmi beroperasi setelah diluncurkan pada 13 Desember mendatang.

"Launching nanti 13 Desember 2022. Diundur karena masih menunggu kegiatan Pak Kapolda dan Pak Kapolri," ujarnya.

Dikutip dari CNN Indonesia, tilang elektronik adalah respons atas kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melarang seluruh polisi lalu lintas melakukan tilang manual terhadap pengendara.

Instruksi ini tercantum dalam surat telegram Nomor: ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022, per tanggal 18 Oktober 2022, yang ditandatangani Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi atas nama Kapolri.

Dalam telegram tersebut, jajaran polisi sabuk putih diminta untuk mengedepankan penindakan melalui ETLE, baik statis maupun mobile.

"Penindakan pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan tilang manual. Namun hanya dengan menggunakan ETLE baik statis maupun mobile dan dengan melaksanakan teguran kepada pelanggar lalu lintas," tulis instruksi dalam poin nomor lima surat telegram tersebut. []