News

Ini Alasan Gerindra Belum Deklarasikan Prabowo sebagai Capres 2024

Pasalnya Pemilu 2024 masih sangat prematur.


Ini Alasan Gerindra Belum Deklarasikan Prabowo sebagai Capres 2024
Calon Wakil Walikota Tangsel, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (AKURAT.CO/Izqi)

AKURAT.CO, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Rahayu Saraswati menjelaskan mengapa hingga saat ini Partainya belum mendeklarasikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres) 2024.

Saras mengatakan bahwa Partai Gerindra memiliki mekanisme yang harus ditempuh di mana itu ada tanggapan resmi yang harus diambil sebelum partai menyatakan mendukungan.

Meskipun begitu, lanjut Saras, secara akar rumput masyarakat yang memang pendukung Partai Gerindra menginginkan Prabowo maju kembali di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

"Karena memang partai kami itu mungkin sedikit berbeda dari partai lain nggak bisa kader mana pun. Mau itu Ketum-nya, mau itu kader biasa, mau tokoh sebesar apapun itu, serta merta mengajukan diri tanpa melalui mekanisme partai," terang Saras dalam acara diskusi survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) secara vitrual, Minggu (13/6/2021).

Dia menilai dengan kacamata politiknya, jika  Pemilu 2024 masih sangat prematur. Masih banyak yang bisa terjadi. Terkecuali jika tiba-tiba Presiden Joko Widodo mengajukan untuk merubah konstitusi untuk tiga periode.

"Ini kan masih sangat terbuka istilahnya ya kita enggak tahu apapun bisa terjadi," ujarnya. Tetapi dengan mekanisme yang ada dengan undang-undang yang masih berlaku saat ini, menurut Saras, tentunya survei ini bisa dijadikan acuan Partai Gerindra untuk lebih dari memprediksi.

"Tapi lebih kepada bagian ini, saya mau kasihtau jangan lupa juga dengan undang-undang yang berlaku kita ini kan istilahnya siapapun yang mau maju itu pasti harus melalui partai politik ya," tandasnya.

"Independen pun juga masih walaupun istilahnya ini dalam  tanda kutip bukan kader itu tetap harus mendapatkan dukungan dari partai politik. Nggak bisa sekedar partai politik yang istilahnya apa saja gitu nggak ini harus terutama partai yang telah lolos parliamentary threshold di DPR RI bukannya DPRD," sambungnya.

Sebelumnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) belum menentukkan dukungannya terhadap kandidat yang sampai saat ini sudah masuk dalam bursa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 diberbagai lembaga survei.

"Kami sebagai partai anak muda gimana mau mendukung kalau merekanya juga belum menunjukkan keinginan untuk maju? Belum ada deklarasi resmi," singgung Juru Bicara DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dara Nasution dalam acara diskusi survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) secara vitrual, Minggu (13/6/2021).[]

Bayu Primanda

https://akurat.co