Olahraga

Sanksi Dicabut, City Dikabarkan Sediakan Rp2,7 Triliun untuk Guardiola


Sanksi Dicabut, City Dikabarkan Sediakan Rp2,7 Triliun untuk Guardiola
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, bersiap melakukan belanja pemain selepas banding klubnya dikabulkan Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS). (REUTERS)

AKURAT.CO, Keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS) yang mengabulkan banding Manchester City berimbas pada agenda belanja klub tersebut di bursa transfer musim panas ini. Pelatih City, Pep Guardiola, disebut bakal menerima 150 juta Poundsterling (sekitar Rp2,7 triliun) untuk mencari pemain baru.

The Guardian menyebut jumlah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa manajemen City memberikan jalan bagi Guardiola untuk melakukan investasi besar. Apalagi, musim depan mereka harus kembali “tancap gas” untuk merebut gelar Liga Primer Inggris yang lepas ke tangan Liverpool musim ini.

Diyakini, kebutuhan Guardiola untuk memperkuat skuat adalah pemain posisi bek tengah dan bek sayap. Tambahan lain barangkali seorang penyerang untuk mengantisipasi kemungkinan perginya Sergio Aguero yang kontraknya berakhir pada tahun depan.

Untuk bek tengah, Guardiola disebut mengincar bekas anak asuhnya di Bayern Muenchen, David Alaba, serta pemain Napoli berusia 29 tahun, Kalidou Koulibaly. Guardiola juga bisa memberikan tawaran gaji kepada pemain yang diinginkannya sebagai dampak dari pengurangan denda yang dijatuhkan kepada City.

Mantan Pelatih Barcelona dan Muenchen itu juga belum mengisyaratkan apa-apa dengan kontraknya bersama City yang bakal berakhir pada 2021. The Citizens – julukan City – jelas memberikan peluang besar untuk Guardiola dengan kontrak jangka panjang.

Dicabutnya sanksi City yang semula tak diizinkan bermain di Liga Champions selama dua musim, juga membuat klub bisa mempertahankan sejumlah pemain pentingnya. Konon, jika City tetap tak bisa tampil di kompetisi Eropa, pemain penting seperti Kevin De Bruyne, Ederson, Kyle Walker, dan Bernardo Silva dikabarkan bakal hengkang.

Namun demikian, City sekarang masih dalam sorotan pasca keputusan banding CAS. Sebagian pihak menganggap bahwa keputusan CAS melemahkan regulasi keseimbangan keuangan klub (FFP) yang dituduhkan dilanggar oleh klub milik saudagar Uni Emirat Arab dalam kasus mereka.

CAS juga mengurangi denda yang harus dibayar City dari 30 juta Euro menjadi sepuluh juta Euro.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu