News

Sangkal Tarik Interpelasi Formula E, PSI Siapkan Strategi Baru

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta memastikan tak menyurutkan langkah menggulirkan interpelasi Formula E di DPRD DKI Jakarta.


Sangkal Tarik Interpelasi Formula E, PSI Siapkan Strategi Baru
Sidang Paripurna hari ulang tahun ke-493 DKI Jakarta berlangsung tertutup di gedung DPRD DKI Jakarta pada Senin (22/6/2020). (AKURAT.CO/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta memastikan tak menyurutkan langkah menggulirkan interpelasi Formula E di DPRD DKI Jakarta. Meskipun nasib interpelasi itu kini kian suram pasca konflik antar fraksi yang mayoritas menolak paripurna interpelasi itu, PSI DKI tak akan menarik diri.

Gagal mengusung interpelasi Formula E tak membuat PSI mengakhiri ide interpelasi itu. Kini, PSI melancarkan strategi baru yakni mengadang aplikasi anggaran Formula E dalam RAPBD DKI untuk tahun anggaran 2022. 

"Enggak. Kita enggak menarik diri. Kita masih upayakan interpelasi. PSI masih terus mendorong interpelasi. Tapi pada saat yang bersamaan, kami mau memastikan pembahasan anggaran yang sekarang sedang berlangsung ini terus dikawal," kata Ketua DPW PSI DKI Michael Viktor Sianipar, di Jakarta, Senin (11/10/2021).

Upaya pengadangan penganggaran Formula E dalam pembahasan APBD itu, kata dia, bersifat paralel. Artinya, sembari terus menggalang kekuatan anggota DPRD DKI mengusung interpelasi, fraksi PSI di DPRD DKI juga akan menolak penganggaran dalam pembahasan APBD DKI untuk tahun anggaran 2022.

"Langkah lanjutan dari interpelasi itu harusnya adalah mengawal anggaran apakah akan ada pengajuan APBD untuk Formula E. Jadi paralel. Terlepas dari adanya interpelasi ini kapan dilaksanakan, pembahasan anggaran yang sedang dilakukan harus tetap dikawal dan PSI memastikan tidak akan ada anggaran Formula E. Kalau ada anggaran itu, PSI akan mengkritisi dan menolak itu," ujarnya. 

Jadi, kata dia, PSI tidak akan menarik diri dari upayanya mengajukan hak bertanya atau interpelasi kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia mengatakan, anggota fraksi PSI di DPRD DKI tak akan kecolongan meloloskan anggaran Formula E dalam APBD DKI. 

"Jadi bukan kita interpelasi enggak kita lanjutin. Kan sekarang lagi pembahasan APBD sekarang ini. Langsung aja kita pastikan ada apa enggak di APBD sekarang ini. Ini dua hal yang paralel. Interpelasi tetap kita upayakan pada saat bersamaan kita tetap harus kawal APBD ini. Karena sekarang sedang dibahas. Jangan sampai kita kecolongan," ujarnya. 

Sebelumnya beredar kabar bahwa PSI telah menarik diri dari interpelasi Formula E di DPRD DKI. Kabar itu langsung dibantah Ketua DPW Michael Viktor Sianipar. 

Di sisi lain, nasib interpelasi Formula E kini bak sedang digantung oleh tujuh fraksi selain PSI dan PDIP di DPRD DKI. 

Bahkan, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI lantaran dianggap melanggar Tatib pada kasus memimpin sidang paripurna tanpa melalui kesepakatan di Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI. []