Ekonomi

Sangat Rasional Jika KAI Pimpin Proyek Kereta Cepat, Bukan yang Lain

Ekonom Indef Eko Listiyanto menilai sebuah pilihan rasional apabila KAI menjadi pemimpin dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.


Sangat Rasional Jika KAI Pimpin Proyek Kereta Cepat, Bukan yang Lain
Suasana pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung di Jaticempaka, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (18/5/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai jika PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI sangat rasional menjadi pemimpin dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Ia menuturkan apabila terdapat penambahan modal untuk KAI dalam kepemilikan saham konsorsium BUMN dalam proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yakni PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia, kemungkinan KAI akan menjadi pemimpin atau leader dalam proyek tersebut.

"Menurut saya sebuah pilihan rasional jika PT KAI yang menjadi pemimpin proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Hal ini dikarenakan PT KAI sangat berpengalaman dalam memahami proses bisnis perkeretaapian," katanya dilansir dari Antara, Selasa (14/9/2021).

Eko melihat bahwa ada hal lain yang diharapkan dalam pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yakni pengembangan kota dan daerah baru di sepanjang jalur kereta tersebut, selain tentunya kereta cepat itu juga dapat mempermudah mobilitas.

Harapan lainnya yakni berasal dari pemerintah yang menginginkan adanya transfer teknologi dan pengetahuan mengenai kereta cepat kepada tenaga kerja dan masyarakat Indonesia.

PT KAI sebagai BUMN memiliki pengalaman dalam menghidupkan dan mengembangkan dinamika perekonomian daerah-daerah yang dilalui oleh jalur kereta, seperti terlihat pada dinamika ekonomi daerah yang berkembang di sekitar rute dan stasiun kereta komuter atau KRL sebelum pandemi Covid-19.

"Memang pada kenyataannya KAI berhasil membangkitkan dan mengembangkan perekonomian daerah-daerah yang dilalui rute kereta komuter Jabodetabek secara cepat," imbuhnya.

Dengan demikian, lanjutnya, peran KAI apabila menjadi pemimpin proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung ini akan lebih terlihat.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan proses pengerjaan konstruksi kereta cepat Jakarta-Bandung telah mencapai 73 persen dan moda transportasi mutakhir itu akan menjalani uji coba pada akhir 2022.