Lifestyle

Sandiaga Uno Tegaskan Investor Harus Lirik Sektor Pariwisata Tingkatkan Ekonomi Nasional

Untuk memaksimalkan potensi itu, Sandiaga ingin investor turut melirik sektor pariwisata dan ekonomi kreatif


Sandiaga Uno Tegaskan Investor Harus Lirik Sektor Pariwisata Tingkatkan Ekonomi Nasional
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (AKURAT.CO/Dok Kemenparekraf)

AKURAT.CO Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno menyatakan sektor pariwisata memiliki peran besar dalam penciptaan lapangan pekerjaan melalui menjamurnya UMKM di Indonesia.

Untuk memaksimalkan potensi itu, Sandiaga ingin investor turut melirik sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. 

"Sektor pariwisata ini adalah sektor yang paling banyak menciptakan lapangan kerja. For every dollar you invest in tourism and creative economy you'll have six time more jobs created,” kata Sandiaga.

baca juga:

Sandiaga memperkirakan banyak perbaikan yang akan dicatatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pada tahun 2022. Dia juga mengupayakan kontribusi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terhadap PDB Indonesia bisa meningkat tahun ini.

Keyakinan tersebut merujuk pada berbagai pilihan wisata berkualitas yang ditawarkan tahun ini, seperti adanya momentum G20 hingga gelaran MotoGP yang ditargetkan mampu menciptakan 260 hingga 280 juta pergerakan.

"Saya titip, pariwisata yang sangat luar biasa, masa' hanya bisa menarik investasi USD 2,4 miliar? Its too small. Potensi kita terlalu besar. We need more investment,” ujar Sandiaga Uno.

"Kita ingin agar sektor ini bukan hanya jadi penonton, tapi begitu nanti ada kebangkitan pemulihan sektor ini justru kita jadi tuan rumah di negeri sendiri,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, Sandiaga mengaku cukup optimistis memandang kinerja sektor pariwisata pada 2022. Bahkan ia yakin sektor pariwisata mampu mendatangkan 3,6 juta kunjungan wisata dari luar negeri di tahun depan.

Sandiaga Uno menjelaskan, di tahun ini perkiraan kunjungan wisata dari luar negeri di angka 1,5 juta wisman (wisatawan mancanegara). Sedangkan di tahun depan diperkirakan bisa mencapai 1,8 - 3,6 juta kunjungan wisata dari luar negeri.

Selain wisman, Sandiaga juga ingin pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) meningkat hingga 260 juta sampai 280 juta di tahun depan. Angka ini meningkat dari perkiraan jumlah wisnus yang sampai akhir tahun ini mencapai 220 juta kunjungan.

Sehingga kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB tahun depan bisa mencapai 4,3 persen. 

Sementara itu, nilai ekspor produk kreatif tahun depan ditargetkan mencapai USD 21,28 miliar. 

Dari sisi nilai tambah ekonomi kreatif ditargetkan tahun depan bisa tembus Rp 1,23 triliun. 

Berbagai target tersebut kata Sandiaga diperkirakan akan menyerap 14,7 juta tenaga kerja di sektor pariwisata. Lebih baik dari capaian tahun ini yang diperkirakan menyerap 14,3 juta orang dan di tahun 2020 yang hanya menyerap 13,96 juta orang.

"Saya optimis bisa ciptakan 14,7 juta orang lapangan kerja di sektor pariwisata," kata Sandiaga.

Begitu juga dengan jumlah tenaga kerja ekonomi kreatif yang ditargetkan bisa menyerap 20,58 juta orang. Sedikit lebih tinggi dari perkiraan capaian tahun ini sebanyak 19,83 juta orang dan 19,39 juta orang di tahun 2020.

Terakhir, dia ingin peringkat Indonesia dalam Travel & Tourism Competitive Index (ITTCI) bisa lebih baik dari hari ini. Namun, dia menyadari untuk mencapai target tersebut sangat sulit di tengah kondisi pandemi Covid-19.

"Untuk perbaikan target TCCU ini kita berusaha mencapai target meski dengan keadaan sekarang. Sekarang ini kita lihat realitasnya," kata dia mengakhiri.[]