Ekonomi

Sandiaga Uno: Saatnya Industri Pariwisata dan Ekraf RI Bangkit!

Menparekraf Sandiaga Uno menyatakan saatnya industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air bangkit setelah terguncang akibat pandemi Covid-19


Sandiaga Uno: Saatnya Industri Pariwisata dan Ekraf RI Bangkit!
Sandiaga Uno (Dok. Kemenparekraf)

AKURAT.CO, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno mengatakan saatnya industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air bangkit setelah terguncang karena dampak wabah pandemi Covid-19 selama setahun lebih.

"Sudah lebih setahun kita menghadapi pandemi, saatnya pariwisata dan ekonomi kreatif bangkit," kata Sandiaga di sela berkunjung ke desa wisata kerajinan batik kayu Krebet, Desa Sendangsari, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (26/4/2021).

Menteri Sandiaga mengatakan kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif bisa dimulai dari desa wisata dan kerajinan, karena itu Kementerian akan gercep (gerak cepat), geber (gerak bersama) dan gaspol (garap semua potensi lokal) agar bisa segara bangkit dan pulih.

"Jadi kita akan langsung ke desa-desa wisata, karena kita diamanahi 244 desa wisata, tapi rasanya permintaan lebih banyak dari 244 desa, jadi kita akan lakukan langkah-langkah strategis yang nanti langsung berkoordinasi dengan teman-teman penggerak," sambung mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, dilansir dari Antara.

Pria yang akrab disapa Sandi ini juga mengatakan tugas kementeriannya sampai dengan tahun 2024, bahwa desa-desa wisata di Indonesia akan menjadi penggerak dari kebangkitan kepulihan ekonomi Indonesia melalui ekonomi kreatif dan pariwisatanya.

"Jadi tidak lagi dari atas ke bawah, tapi sekarang kita dari bawah ke atas, kita langsung ke bawah, karena di sini (desa wisata Krebet) saya lihat ada potensi ekonomi kriya, batik di atas topeng. Dan sekarang 14,9 persen PDB (produk domestik bruto) kreatif ini di kriya," paparnya.

Sandiaga juga menekankan kegiatan-kegiatan padat usaha karya dan tenaga, karena sekarang ini banyak sekali masyarakat kehilangan mata pencaharian sejak pandemi Covid-19 susah.

"Desa wisata ini juga punya kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja. Dan tahun ini adalah International Year of Creative Economy for Sustainable Development, sehingga nanti akan ada kegiatan-kegiatan seperti workshop, inkubasi dan harapannya akan terus kita kedepankan," pungkas Sandi.

Sekadar informasi, pada kesempatan itu, Sandiaga menyebut bahwa setidaknya terdapat 18 hingga 20 juta pelaku ekonomi kreatif. Jumlah ini tersebar di 17 subsektor ekonomi kreatif.

Sumber: ANTARA