Lifestyle

Saat PPKM Darurat, Okupansi Hotel Di Bawah 10 Persen

PPKM Darurat kemarin berdampak pada penurunan omzet bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf), yang bertempat di wilayah PPKM Darurat


Saat PPKM Darurat, Okupansi Hotel Di Bawah 10 Persen
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X di Nusantara I, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (14/1/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat alias PPKM Level 4, hingga 2 Agustus 2021 membuat Menteri Pariwisata dan Ekonomo Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno bereaksi.

Dia menyebut, PPKM Darurat kemarin saja berdampak pada penurunan omzet bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf), yang bertempat di wilayah PPKM Darurat. Sebab, hotel dan restoran sepi pengunjung.

"PHRI, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia mencatat rata-rata okupansi hotel di daerah terdampak tinggal belasan persen malah ada yang di bawah 10 persen. Bahkan pendapatan restoran anjlok 70 persen sampai 90 persen selama PPKM darurat," ujar Sandiaga Uno melalui Weekly Press Briefing secara virtual, pada Senin, (26/7).

Menurut Sandiaga Uno, pelaksanaan PPKM level 4 yang telah resmi diperpanjang hingga 2 Agustus 2021 harus diimbangi dengan gerak cepat dengan koordinasi serta adaptasi persiapan digitalisasi dari pelaku ekonomi kreatif.

Sandi juga mengatakan bahwa kondisi industri Parekraf telah sangat memprihatinkan. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, ia sudah bertemu dengan para pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata di Garut. Mereka mulai mengibarkan bendera bendera putih dengan emotikon menangis.

"Berkaitan dengan itu, saya berhasil mengajak mereka untuk menyepakati beberapa butir-butir bagaimana kita bisa mengembalikan lagi, mengobarkan lagi simbol semangat dan bangkit dari pandemi Covid-19," katanya.

Oleh karena itu, Sandiaga Uno langsung menginstruksikan agar bendera putih tersebut diganti dengan bendera merah putih yang diproduksi oleh para pelaku ekonomi kreatif ataupun para pekerja hotel dan restoran yang terdampak. Kemudian, bendera dibeli oleh Kemenparekraf untuk diberikan kepada destinasi wisata juga sentra ekonomi kreatif, agar dikibarkan sebagai simbol semangat menghadapi pandemi.

Untuk mengatasi okupansi kamar hotel yang juga menurun drastis di Garut, Sandiaga Uno meminta PHRI Garut untuk menyediakan tempat istirahat bagi tenaga kesehatan yang memberikan layanan vaksinasi Covid-19.

"Ini adalah pilot objek yang ada di Garut yang akan kita sebarluaskan ke destinasi lainnya. Barusan saya mendapat telepon, Bromo juga sangat tertarik dengan program yang sama. Jogja sudah duluan. Ini yang merupakan bentuk daripada gerak cepat, gerak bersama, dan gerak potensi atau 3G, Gercep, Geber dan Gaspol yang sudah kita lakukan," ucapnya

Sandi berharap, strategi itu bisa membantu meningkatkan keterisian hotel hingga di atas 40 sampai 50 persen.[]