Ekonomi

Sandiaga Uno Masuk Kabinet, Dahlan Iskan: Bayangan Saya Erick dan Lutfi yang Merayu

Dahlan Iskan turut buka suara soal reshuffle posisi Menteri dalam Kabinet Indonesia Maju. Menurutnya, susunan pergantian menteri ini jauh lebih baik.


Sandiaga Uno Masuk Kabinet, Dahlan Iskan: Bayangan Saya Erick dan Lutfi yang Merayu
Pentolan Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI), dimana Sandiaga Uno adalah Ketua Umum BPP HIPMI Periode 2005-2008 dan M. Lutfi adalah Ketua Umum BPP HIPMI Periode 2001-2005. Melengkapi jajaran pentolan Hipmi di jajaran sebelumnya, yaitu Bahlil Lahadalia (Ketua Umum BPP Hipmi periode 2014-2019), dan Erick Thohir (Pengurus BPP Hipmi periode 2005-2008). (Istimewa)

AKURAT.CO, Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan turut buka suara soal reshuffle posisi Menteri dalam Kabinet Indonesia Maju. Menurutnya, susunan pergantian menteri ini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Hal itu diungkapkan mantan Direktur Utama PLN tersebut melalui sebuah tulisan yang diunggah di situs pribadinya Disway.id.

"Kabinet hasil reshuffle ini jauh lebih baik dari sebelumnya," tulis Dahlan Iskan sebagaimana dikutip Akurat.co, Jakarta, Sabtu (26/12/2020).

Baginya, keenam menteri yang baru dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat menarik. Apalagi Trio Basket yang kembali bersatu dalam pemerintahan Jokowi periode kedua ini, yaitu Erick Thohir tetap di posisi Menteri BUMN Sandiaga Uno menjabat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan M Lutfi menjadi Menteri Perdagangan.

"Itulah tiga sahabat seumur dari generasi baru Indonesia. Sama-sama orang kaya, sama-sama muda, sama-sama lulusan Amerika, dan sama-sama penggemar basket. Mereka juga sama-sama Islam –dari generasi Islam Amerika. Yang sangat toleran. Yang 'menjadi kaya' itu sama pentingnya dengan beriman," jelas Dahlan Iskan.

Namun ia mengakui bahwa posisi Sandi kurang ideal. Sebab menurutnya Wakil Gubernur DKI Jakarta itu bisa di Kementerian Perindustrian lantaran trio itu akan bisa menjadi sentral kebangkitan ekonomi baru Indonesia: BUMN-Perdagangan-Perindustrian.

"Tapi di dunia politik mengharapkan yang serba ideal juga tidak realistis. Bahwa Sandi sudah mau masuk kabinet itu sudah luar biasa. Pasti ada lobi yang sangat mengharukan: sampai Sandi bersedia masuk kabinet," sambungnya.

Dalam unggahan itu, Dahlan juga mengaku cukup terkejut akan keputusan Sandi yang pada akhirnya setuju untuk masuk dalam kabinet Indonesia Maju ini. Hal itu lantaran, selama ini Sandi bertekad untuk tetap di luar kabinet agar bisa merawat pengikutnya yang telanjur besar di kalangan anak muda.

Kendati pengikutnya itu sendiri sudah mulai terbelah. Terutama sejak Prabowo –pasangan Sandi di Pilpres yang sangat keras tahun lalu– ikut Presiden Jokowi di kabinet Indonesia Maju.

"Bayangan saya, Erick dan Lutfi-lah yang merayu Sandi. Demi bersatunya trio itu kembali. Juga demi kemajuan Indonesia," ungkap Dahlan Iskan.