Lifestyle

Sandiaga Uno Fasilitasi dan Revitalitasi Ambon Jadi Epicentrum of Music Internasional

Sandiaga Uno Fasilitasi dan Revitalitasi Ambon Jadi Epicentrum of Music Internasional
Sandiaga Uno saat mengunjungi Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia 2022 di Ambon (DOKUMEN)

AKURAT.CO Kota Ambon menjadi lokasi ke-30 penyelenggaraan Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia 2022. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno hadir langsung dalam workshop yang diselenggarakan di Ambon City Center pada Minggu (11/9/2022) tersebut.  

Mas Menteri -sapaan Sandiaga Uno- menjelaskan, bahwa Kata Kreatif adalah upaya Kemenparekraf untuk membangun ekosistem bagaimana pelaku sub sektor musik Ambon mendapat dukungan dan difasilitasi oleh pemerintah. Baik pemerintah kota, provinsi, maupun pusat.

”Karena kita mulai beralih dari ekonomi ekstraktif menuju ekonomi kreatif. Sumbernya adalah inovasi dan kreativitas," ujar Sandi. 

baca juga:

Mas Menteri juga mengapresiasi Pemerintah Kota Ambon yang telah mendukung ekosistem subsektor musik secara konsisten.

”Bagaimana Kota Ambon ini sebagai kota yang sudah tembus UNESCO. Creatif Cities Network. Bagaimana Kota Ambon ini juga sudah melalui proses uji petik. Sudah melalui proses penetapan sub sektor. Sudah memilih musik sebagai subsektor unggulan. Dan menurut saya, ini adalah inspirasi yang harus kita hadirkan bagi kabupaten/kota lainnya," beber Sandi. 

Menurut Mas Menteri, ada 514 kabupaten/kota, banyak yang belum memilih sebagai kota dan kabupaten kreatif. Hanya ada beberapa yang sudah, yakni Ambon, Bandung, dan Pekalongan telah memasuki tahap The UNESCO Creative Cities Network (UCCN) atau Jaringan Kota Kreatif UNESCO.

”Saya ingin mengingatkan kita semua. Pemerintah harus hadir dengan kebijakan tiga T. Tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu. Dan kita harus tiga G. G yang pertama Gercep (gerak cepat), G kedua Geber (gerak bersama), dan G yang ketiga adalah Gaspol (garap semua potensi online). Karena lapangan kerja ini sangat kita perlukan. Dan yang menciptakan lapangan kerja ini adalah para UMKM," beber Sandi. 

Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena dalam kesempatan tersebut mengatakan, peluang masyarakat bangkit dari pandemi Covid-19 sangat besar. Dan UMKM adalah sektor yang tetap eksis di tengah badai korona.

”Kita ingin memfasilitasi UMKM, dari mulai mereka memproduksi barang hasil produksi mereka sampai dengan pemasaran. Pemerintah kota sudah membuka e catalogue. E catalogue lokal juga kita buka. Untuk apa? Untuk memberikan ruang yang cukup bagi UMKM untuk memasarkan produk-produk mereka," ujar Bodewin.