Lifestyle

Sandiaga Uno: Bima akan Bersaing dengan Tujuan Wisata Indonesia Lain

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan Kabupaten Bima akan bersaing dengan daerah tujuan wisata lainnya di Indonesia


Sandiaga Uno: Bima akan Bersaing dengan Tujuan Wisata Indonesia Lain
Sandiaga Uno berada di Desa Wisata Maria. Kabupaten Bima (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan bahwa Kabupaten Bima kini akan bersaing dengan daerah tujuan wisata lainnya di Indonesia. Hal itu disampaikan Sandiaga Uno usai mengunjungi situs bersejarah yang masih lestari yakni Uma Lengge di Desa Wisata Maria, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Uma Lengge merupakan bangunan tradisional suku Mbojo , yang kini masih mendiami wilayah Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima. Oleh karena itu, bagi Sandiaga Uno, Uma Lengge bakal jadi objek pariwisata andalan Kabupaten Bima yang tidak kalah saing dengan tempat wisata lain di Indonesia,

“Daya tarik wisata budaya Uma Lengge sangat langka. Bernilai sejarah tinggi karena ini adalah situs warisan budaya dari para leluhur suku Mbojo yang memiliki nilai sejarah dan keunikan tinggi dalam industri pariwisata,” ujar Sandiaga Uno lewat keterang an tertulis, dikutip pada Senin (14/6).

 “Kami akan terus memberikan pendampingan di Desa Wisata Maria, agar objek wisata ini tumbuh dan menjadi destinasi wisata baru di Indonesia,” sambungnya.

Menurut Sandiaga Uno, pendampingan itu meliputi seluruh aspek yang diperlukan oleh desa wisata seperti penyusunan rencana pembangunan desa wisata, pembangunan sumber daya manusia, peningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga desa wisata, pendampingan institusi desa wisata, serta pembangunan fisik atau infrastruktur dengan melibatkan kementerian dan lembaga-lembaga terkait.

“Bagi kami kebangkitan pariwisata ini dimulai dari desa wisata yang nantinya kita harapkan menjadi tonggak kebangkitan ekonomi. Kita ingin desa wisata hadir membuka peluang ekonomi dan membuka lapangan kerja serta lapangan usaha seluas-luasnya untuk meningkatkan ekonomi rakyat yang sangat membutuhkan pertolongan,” katanya.

“Dalam program pembangunan nasional banyak hal yang belum tersentuh, bagi kami inilah program (pengembangan desa wisata) yang berkeadilan dan tepat sasaran,” imbuhnya.[]