News

Sandiaga Tebar Pesan Optimis Lewat Program Gernas BBI

Sandiaga Salahuddin Uno optimis dapat mendorong percepatan pemulihan sektor ekonomi kreatif melalui digitalisasi.


Sandiaga Tebar Pesan Optimis Lewat Program Gernas BBI
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menjadi pembicara usai disuntik dosis pertama vaksin COVID-19 produksi Sinovac Astra Zeneca di Sentra Vaksinasi Central Park dan Neo Soho Mall, Jakarta, Selasa (8/6/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno optimis program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dapat mendorong percepatan pemulihan sektor ekonomi kreatif melalui digitalisasi.

Sandiaga mengatakan Gernas BBI merupakan program untuk membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar onboarding (masuk) ke platform digital. Program ini juga ditujukan untuk menyikapi dan mengantisipasi menurunnya daya beli masyarakat.

“Kita perlu solusi mitigasi dan pemulihan jangka pendek untuk menciptakan stimulus di sisi permintaan dan mendorong platform digital online. Mari kita tingkatkan kerjasama dalam pemanfaatan inovasi dan teknologi,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/9/2021).

Sandiaga mengatakan, peluncuran program Gernas BBI telah membantu UMKM masuk ke platform digital.

Pada tahun 2020, dikatakan sudah 3,7 juta UMKM masuk platform digital sehingga total UMKM yang sudah ke ranah digital sebanyak hampir 12 juta.

“Total target 30 juta UMKM di akhir tahun 2023 insya Allah bisa kita hadirkan,” kata Sandiaga.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Mas Menteri ini mengatakan kondisi perekonomian saat ini sudah menunjukkan titik terang dan jauh berbeda dibandingkan dengan kondisi perekonomian tahun lalu.

“Ini tentunya kita atribusikan kepada perkembangan ekonomi digital dan revolusi industri. Mari kita sinergikan dengan Gernas BBI dan ini adalah langkah sinergi dan kolaborasi untuk terus kita jaga ke depannya. Mari satukan langkah dan tetap optimis dorong percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia, buka lapangan kerja seluas-luasnya, dan kita tingkatkan kelas kita menuju kelas dunia” kata Sandiaga.

Diketahui, Gerakan Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) terbukti telah mengakselerasi UMKM untuk tergabung kedalam ekosistem digital.

Kementerian Koperasi dan UKM mencatat, per Juli 2021 sudah ada sebanyak 15,3 juta UMKM yang melakukan digitalisasi. Angka tersebut mencapai 23,9% dari total UMKM di Indonesia. 

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, pemerintah telah menargetkan UMKM yang masuk ke dunia digital pada 2024 mencapai 30 juta UMKM. 

"Jadi selain untuk meningkatkan omzet para UMKM di tengah melemahnya daya beli masyarakat, kami juga ingin meningkatkan UMKM go digital serta penggunaan QRIS sebagai sistem pembayaran yang modern saat ini," ungkapnya dalam pernyataan resminya, Jumat (10/9/2021).[]